Apakah Ada Kopassus Wanita? Ini Jawabannya
Kamis, 24 Oktober 2024 - 23:30 WIB
loading...
Apakah ada Kopassus wanita? FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Apakah ada Kopassus wanita? Pertanyaan ini menjadi pertanyaan banyak orang mengingat Anggota Kopassus adalah prajurit pilihan yang memiliki kemampuan fisik dan mental di atas rata-rata.
Seiring perkembangan zaman dan kesetaraan gender, hampir semua profesi kini juga diisi oleh kaum hawa, termasuk Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Meski syarat masuknya ketat dan harus menjalani pelatihan yang cukup berat, bukan berarti Anggota TNI wanita tidak bisa lolos seleksi.
Menurut buku Kopassus untuk Indonesia, seluruh proses pembaretan sekarang memakan waktu sekitar tiga minggu. Long march dari Pusdiklatpassus di Batujajar ke hutan latihan di Situ Lembang dilakoni untuk melatih fisik, mental dan kemampuan navigasi darat.
Dengan proses rekrutmen seperti ini Kopassus makin sering mencetak atlet-atlet perempuan handal. Para anggota perempuan ini memang tidak terjun ke medan operasi, tetapi mereka terjun ke medan lomba dengan latihan yang sama kerasnya.
Setiap tahun, selalu ada jadwal pertandingan yang harus diisi dengan jadwal latihan. Bagaikan orang berkantor, mereka pun memiliki rutinitas pergi berlatih pagi hari sekali sampai malam.
Baca juga: Danjen Kopassus di Era Jokowi yang Melesat hingga Jenderal Bintang 3, Nomor 2 Jadi Wakil Menteri Prabowo
Seiring perkembangan zaman dan kesetaraan gender, hampir semua profesi kini juga diisi oleh kaum hawa, termasuk Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Meski syarat masuknya ketat dan harus menjalani pelatihan yang cukup berat, bukan berarti Anggota TNI wanita tidak bisa lolos seleksi.
Kopassus Wanita
Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) yang hendak menjadi anggota Kopassus didapat melalui Uji Terampil Perseorangan (UTP), bukan melalui kualifikasi Komando. Dalam hal ini para Kowad musti melalui tahap ujian mental dan fisik untuk nantinya dapat diangkat menjadi anggota Korps Baret Merah atau biasa disebut 'Pembaretan'.Menurut buku Kopassus untuk Indonesia, seluruh proses pembaretan sekarang memakan waktu sekitar tiga minggu. Long march dari Pusdiklatpassus di Batujajar ke hutan latihan di Situ Lembang dilakoni untuk melatih fisik, mental dan kemampuan navigasi darat.
Dengan proses rekrutmen seperti ini Kopassus makin sering mencetak atlet-atlet perempuan handal. Para anggota perempuan ini memang tidak terjun ke medan operasi, tetapi mereka terjun ke medan lomba dengan latihan yang sama kerasnya.
Setiap tahun, selalu ada jadwal pertandingan yang harus diisi dengan jadwal latihan. Bagaikan orang berkantor, mereka pun memiliki rutinitas pergi berlatih pagi hari sekali sampai malam.
Baca juga: Danjen Kopassus di Era Jokowi yang Melesat hingga Jenderal Bintang 3, Nomor 2 Jadi Wakil Menteri Prabowo
Lihat Juga :