One Way Lokal Strategi Baru di 2025, Kapolri: Efektif Urai Kepadatan hingga Jalur Arteri
Minggu, 06 April 2025 - 17:17 WIB
loading...
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyatakan rekayasa lalu lintas sistem one way lokal merupakan strategi baru yang diterapkan di Mudik Lebaran 2025. Foto/Jonathan Simanjuntak
A
A
A
KARAWANG - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyatakan rekayasa lalu lintas sistem one way lokal merupakan strategi baru yang diterapkan di tahun 2025. Strategi ini menurutnya merupakan evaluasi dari penerapan one way di mudik Lebaran 2024.
One way lokal ialah penerapan rekayasa lalu lintas one way yang dilakukan secara bertahap. Di antaranya, Korlantas Polri sempat melakukan one way pada KM 70-188 Tol Cipali, sebelum akhirnya kembali diperpanjang hingga KM 219.
Baca juga: Arus Balik, One Way Lokal Digelar di Tol Salatiga-Banyumanik Semarang
"Tentunya tadi kita sampaikan bahwa terkait dengan rekayasa ini tentu terus kita melakukan perbaikan. Seperti tadi saya sampaikan bahwa one way lokal ini baru kita terapkan di tahun 2025 ini," ucap Listyo Sigit saat memantau puncak arus balik lebaran di KM 70 Tol Jakarta-Cikampek, Minggu (6/4/2025).
Strategi ini diklaimnya efektif untuk mengurai kepadatan. Menurutnya, strategi ini mampu mengurai kepadatan hingga jalur arteri.
"Kita lihat cukup efektif sehingga kemudian bisa mengatur antara kepadatan di arteri dan yang ada di jalur tol untuk bisa kita lakukan perimbangan," tuturnya.
One way lokal ialah penerapan rekayasa lalu lintas one way yang dilakukan secara bertahap. Di antaranya, Korlantas Polri sempat melakukan one way pada KM 70-188 Tol Cipali, sebelum akhirnya kembali diperpanjang hingga KM 219.
Baca juga: Arus Balik, One Way Lokal Digelar di Tol Salatiga-Banyumanik Semarang
"Tentunya tadi kita sampaikan bahwa terkait dengan rekayasa ini tentu terus kita melakukan perbaikan. Seperti tadi saya sampaikan bahwa one way lokal ini baru kita terapkan di tahun 2025 ini," ucap Listyo Sigit saat memantau puncak arus balik lebaran di KM 70 Tol Jakarta-Cikampek, Minggu (6/4/2025).
Strategi ini diklaimnya efektif untuk mengurai kepadatan. Menurutnya, strategi ini mampu mengurai kepadatan hingga jalur arteri.
"Kita lihat cukup efektif sehingga kemudian bisa mengatur antara kepadatan di arteri dan yang ada di jalur tol untuk bisa kita lakukan perimbangan," tuturnya.
Lihat Juga :