Koordinator Aksi Fitnah Menteri Agama Minta Maaf, Akui Aksinya Tidak Benar
Jum'at, 28 Maret 2025 - 19:26 WIB
loading...
A
A
A
“Saya Syahril mewakili teman-teman yang kemarin hari melakukan aksi di depan Kantor Kementerian Agama meminta maaf atas aksi yang kami lakukan, setelah kami tahu kebenaran yang sesungguhnya kami merasa sangat bersalah atas apa yang kami lakukan. Kami akui apa yang kami lakukan tidak mendasar dan tidak benar, semoga dengan kebesaran hati dan jiwa keteladanan pak Menteri Agama bisa memaafkan kami," ungkap Syahril.
Di kesempatan yang sama koordinator aksi lainnya yang juga melakukan demo dengan narasi aksi rangkap jabatan oleh Menag Prof Nasaruddin Umar juga mengakui apa yang dilakukannya tidak benar.
Menag Nasaruddin Umar yang menerima langsung kedua koordinator aksi tersebut mengatakan, entah apa motif di balik aksi ini dan siapa yang menjadi pemodal agar aksi ini di lakukan.
“Saya tidak tahu siapa otak di balik ini semua, demonstrasi tidak mendasar serta sebaran foto dan video saya dengan narasi yang begitu penuh dendam, yang pasti amanah yang saat ini kami emban merupakan amanah dari Presiden tanpa meminta, begitupun dengan keberadaan kami selaku Imam Besar Masjid Istiqlal, hal ini merupakan permintaan Presiden agar kami tetap menjadi Imam Besar, semoga semua mendapat hidayah,” papar Nasaruddin.
Diketahui sehari sebelumnya 2 aksi secara bergantian mendatangi Kantor Kemenag dengan berbagai narasi provokatif guna menjatuhkan kredibilitas Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar.
Di kesempatan yang sama koordinator aksi lainnya yang juga melakukan demo dengan narasi aksi rangkap jabatan oleh Menag Prof Nasaruddin Umar juga mengakui apa yang dilakukannya tidak benar.
Menag Nasaruddin Umar yang menerima langsung kedua koordinator aksi tersebut mengatakan, entah apa motif di balik aksi ini dan siapa yang menjadi pemodal agar aksi ini di lakukan.
“Saya tidak tahu siapa otak di balik ini semua, demonstrasi tidak mendasar serta sebaran foto dan video saya dengan narasi yang begitu penuh dendam, yang pasti amanah yang saat ini kami emban merupakan amanah dari Presiden tanpa meminta, begitupun dengan keberadaan kami selaku Imam Besar Masjid Istiqlal, hal ini merupakan permintaan Presiden agar kami tetap menjadi Imam Besar, semoga semua mendapat hidayah,” papar Nasaruddin.
Diketahui sehari sebelumnya 2 aksi secara bergantian mendatangi Kantor Kemenag dengan berbagai narasi provokatif guna menjatuhkan kredibilitas Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar.
(cip)
Lihat Juga :