Koordinator Aksi Fitnah Menteri Agama Minta Maaf, Akui Aksinya Tidak Benar

Jum'at, 28 Maret 2025 - 19:26 WIB
loading...
Koordinator Aksi Fitnah...
Koordinator aksi Syahril yang menggelar demonstrasi di depan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jakarta dengan menyuarakan narasi fitnah kepada Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meminta maaf. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Koordinator aksi Syahril yang menggelar demonstrasi di depan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jakarta dengan menyuarakan narasi fitnah kepada Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meminta maaf.

Tenaga Ahli Menteri Agama Bunyamin Yafid mengatakan, permintaan maaf tersebut disampaikan langsung di hadapan Menag Nasaruddin Umar yang dengan jiwa besar menerima koordinator aksi di kantor Kemenag Kawasan Lapangan Banteng Jakarta Kamis, 27 Maret 2025.

Bunyamin Yafid menjelaskan sikap dan tindakan fitnah yang mencoba menjatuhkan marwah dan kredibiltas Menteri Agama tersebut merupakan tindakan tercela dan tidak beradab, siapa pun pendana dan aktor intelektualnya harus bertanggung jawab.

Baca juga: Kemenag Lepas Ratusan Peserta Program Mudik Gratis 1446 Hijriah

Yafid mengimbau publik agar segala berita yang dapat menimbulkan fitnah agar terlebih dahulu dilakukan cross check. Yafid mengutip anjuran Firman Allah SWT dalam surat Al-hujurat ayat 6: Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.

Koordinator Aksi Syahril telah menyampaikan permohonan maaf atas tindakan yang dilakukan secara tidak benar dan tidak mendasar.

Baca juga: Menag Tolak Tegas Praktik Suap dalam Promosi Jabatan

“Saya Syahril mewakili teman-teman yang kemarin hari melakukan aksi di depan Kantor Kementerian Agama meminta maaf atas aksi yang kami lakukan, setelah kami tahu kebenaran yang sesungguhnya kami merasa sangat bersalah atas apa yang kami lakukan. Kami akui apa yang kami lakukan tidak mendasar dan tidak benar, semoga dengan kebesaran hati dan jiwa keteladanan pak Menteri Agama bisa memaafkan kami," ungkap Syahril.

Di kesempatan yang sama koordinator aksi lainnya yang juga melakukan demo dengan narasi aksi rangkap jabatan oleh Menag Prof Nasaruddin Umar juga mengakui apa yang dilakukannya tidak benar.

Menag Nasaruddin Umar yang menerima langsung kedua koordinator aksi tersebut mengatakan, entah apa motif di balik aksi ini dan siapa yang menjadi pemodal agar aksi ini di lakukan.

“Saya tidak tahu siapa otak di balik ini semua, demonstrasi tidak mendasar serta sebaran foto dan video saya dengan narasi yang begitu penuh dendam, yang pasti amanah yang saat ini kami emban merupakan amanah dari Presiden tanpa meminta, begitupun dengan keberadaan kami selaku Imam Besar Masjid Istiqlal, hal ini merupakan permintaan Presiden agar kami tetap menjadi Imam Besar, semoga semua mendapat hidayah,” papar Nasaruddin.

Diketahui sehari sebelumnya 2 aksi secara bergantian mendatangi Kantor Kemenag dengan berbagai narasi provokatif guna menjatuhkan kredibilitas Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Rekomendasi
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Head-to-Head Inggris...
Head-to-Head Inggris vs Ghana: The Three Lions Tak Pernah Kalah dari Afrika
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
Rektor UII Minta Gelar...
Rektor UII Minta Gelar Profesornya Tidak Ditulis Selain di Ijazah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved