BPJPH-Yayasan Rekat Cinta Indonesia Teken MoU Program Sertifikasi Halal
Selasa, 25 Maret 2025 - 07:17 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Syakur, kerja sama dengan Yayasan Rekat Cinta Indonesia cukup stategis untuk mensosialisakan tentang pentingnya sertifikasi halal, baik ke provinsi, kabupaten/kota dan bahkan ke luar negeri. Mengingat Yayasan Rekat Cinta Indonesia sendiri memiliki jaringan cukup kuat.
“Ini dukungan bagi kami untuk mencapai terget program sertifikasi kita setiap tahun,” katanya.
Baca juga: BPJPH dan Ditjen Perlindungan Konsumen Sinergi Jaminan Produk Halal
Syakur menambahkan, BPJHP menargetkan sertifikasi produk halal mencapai 3,5 juta pada 2025 ini. Target ini bisa terwujud jika dibantu oleh berbagai pihak, termasuk Yayasan Rekat Cinta Indonesia sendiri.
“Yayasan Rekat Cinta Indonesia ini bisa nasional dan internasional jika sudah mendirikan RPH. RPH itu ada dua, ada pratama dan utama. Yang utama itu yang bisa melakukan audit terhadap barang-barang yang nasional dan internasional kalau itu didukung oleh sarana dan prasarana,” tambahnya.
Ketua Pengawas Yayasan Rekat Cinta Indonesia, Heikal Safar mengaku siap membantu BPJH untuk menyukseskan target 3,5 juta produk halal.
“Ini dukungan bagi kami untuk mencapai terget program sertifikasi kita setiap tahun,” katanya.
Baca juga: BPJPH dan Ditjen Perlindungan Konsumen Sinergi Jaminan Produk Halal
Syakur menambahkan, BPJHP menargetkan sertifikasi produk halal mencapai 3,5 juta pada 2025 ini. Target ini bisa terwujud jika dibantu oleh berbagai pihak, termasuk Yayasan Rekat Cinta Indonesia sendiri.
“Yayasan Rekat Cinta Indonesia ini bisa nasional dan internasional jika sudah mendirikan RPH. RPH itu ada dua, ada pratama dan utama. Yang utama itu yang bisa melakukan audit terhadap barang-barang yang nasional dan internasional kalau itu didukung oleh sarana dan prasarana,” tambahnya.
Ketua Pengawas Yayasan Rekat Cinta Indonesia, Heikal Safar mengaku siap membantu BPJH untuk menyukseskan target 3,5 juta produk halal.
Lihat Juga :