Cetak Generasi Berkarakter, Kemenag Luncurkan Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah

Rabu, 19 Maret 2025 - 23:04 WIB
loading...
Cetak Generasi Berkarakter,...
Wamenag Romo H. R. Muhammad Syafi’i, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno, dan Raffi Ahmad meluncurkan kurikulum berbasis cinta untuk madrasah. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Kementerian Agama ( Kemenag ) meluncurkan Program Kick Off NGOPI (Ngobrolin Pendidikan Islam) Bareng Raffi Ahmad dengan tema “Kurikulum Berbasis Cinta, Siapkan Generasi Emas!” di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Program ini bertujuan memperkuat pendidikan Islam yang lebih humanis, adaptif, dan inklusif.

Acara dibuka oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo H. R. Muhammad Syafi’i, serta menghadirkan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno, praktisi pendidikan Najelaa Shihab, dan figur publik Raffi Ahmad, yang hadir sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. Nagita Slavina bertindak sebagai host acara.

Wakil Menteri Agama menekankan kurikulum berbasis cinta bukan hanya konsep, tetapi juga pendekatan strategis untuk membangun karakter siswa madrasah agar lebih peduli, toleran, dan memiliki empati sosial.

Baca juga: PJJ Magister PAI UIN SSC 2025 Dibuka, Berikut Jadwal dan Syarat Pendaftaran

“Ketika kita berbicara tentang cinta, kita berbicara tentang kemanusiaan, toleransi, dan tanggung jawab bersama. Kurikulum berbasis cinta akan mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang luhur,” ujarnya.

Romo menegaskan pendidikan Islam memiliki peran sentral dalam menjaga persatuan dan keberagaman di Indonesia. Dengan menanamkan nilai-nilai cinta dalam pembelajaran, madrasah diharapkan dapat melahirkan generasi pemimpin masa depan yang berkarakter dan berdaya saing.

Baca juga: Kemenag Targetkan Tunjangan Profesi Guru Madrasah Cair sebelum Lebaran 2025

Kehadiran Raffi Ahmad dalam program ini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk lebih memahami pentingnya nilai cinta dalam kehidupan sehari-hari.

“Madrasah telah melahirkan banyak lulusan yang sukses. Mereka tidak hanya dibekali ilmu akademik, tetapi juga nilai-nilai kehidupan yang berlandaskan cinta—kepada Tuhan, sesama, lingkungan, dan ilmu pengetahuan. Ini adalah fondasi penting untuk menciptakan generasi unggul,” ujar Raffi Ahmad.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menjelaskan Kick Off NGOPI menjadi tonggak penting dalam mendorong inovasi kurikulum berbasis cinta di madrasah.

“Kami ingin memastikan pendidikan Islam terus berkembang dan relevan dengan tantangan zaman. Kurikulum berbasis cinta harus menjadi bagian dari sistem pendidikan kita, bukan hanya wacana,” ungkapnya.

Sebagai langkah konkret, Kemenag akan mengembangkan modul pembelajaran berbasis cinta yang diterapkan di madrasah serta memberikan pelatihan kepada guru agar metode pengajaran lebih kontekstual dan dekat dengan realitas kehidupan siswa.



Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Nyayu Khodijah, menambahkan bahwa program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa madrasah agar siap bersaing di tingkat nasional maupun global. Sebanyak 750 siswa madrasah dari berbagai daerah hadir secara langsung, sementara ribuan lainnya mengikuti acara melalui live streaming di YouTube Kemenag RI dan Pendis Channel.

Selain diskusi, acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan kreasi siswa madrasah yang mengusung tagline “Kita Madrasah, Kita Bisa! Dari Cinta Jadi Karya!”.

Kick Off NGOPI ini menjadi langkah awal dari serangkaian program yang akan digelar di madrasah, perguruan tinggi keagamaan Islam, pondok pesantren, dan lembaga pendidikan Islam lainnya di seluruh Indonesia.

“Kami ingin memastikan bahwa madrasah dan pendidikan Islam menjadi pusat unggulan yang membentuk generasi emas 2045—generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki empati dan kepedulian sosial,” ucap Dirjen Pendis.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Raffi Ahmad Bantah Terlibat...
Raffi Ahmad Bantah Terlibat Kasus Impor Blueray Cargo
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Rekomendasi
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved