Setuju RUU TNI, PDIP Ungkap Megawati Hanya Berpesan Jangan Sampai Dwifungsi Kembali
Rabu, 19 Maret 2025 - 12:14 WIB
loading...
Ketua Fraksi PDIP DPR Utut Adianto mengungkap isi pesan Megawati Soekarnoputri terhadap RUU TNI, yakni memastikan tidak memberikan ruang Dwifungsi TNI kembali. Foto/Dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPR Utut Adianto mengungkap isi pesan ketua umumnya, Megawati Soekarnoputri terhadap Revisi Undang-Undang tentang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI). Diketahui, PDIP menjadi fraksi partai politik yang ikut menyetujui revisi UU tersebut.
Meski setuju, Utut menyampaikan bahwa Megawati tetap memberikan pesan kepada kadernya di Komisi I DPR agar memastikan tidak memberikan ruang pembahasan untuk kemungkinan Dwifungsi TNI kembali.
Baca juga: KontraS Kritik RUU TNI, Ketua Komisi I DPR Utut Adianto: Mereka Kita Undang Nggak Mau!
"Kalau ibu tuh cuma jangan sampai dwi fungsi kembali lagi. Supremasinya tetap sipil. Kalau sama prajurit berilah perhatian," kata Utut, dikutip Rabu (19/3/2025).
Presiden ke-5 RI itu, kata Utut, tak ingin revisi UU TNI ini mengembalikan masa-masa orde baru. Di mana institusi TNI memiliki kekuatan yang besar.
"Kalau ibu, jangan kembali ke Orde Baru. Konsepnya TNI jadi sangat kuat dan militeristik. Jadi ini supremasi sipil. Dan terakhir, beri perhatian penuh kepada prajurit," ujar Utut yang juga merupakan Ketua Komisi I DPR.
Meski setuju, Utut menyampaikan bahwa Megawati tetap memberikan pesan kepada kadernya di Komisi I DPR agar memastikan tidak memberikan ruang pembahasan untuk kemungkinan Dwifungsi TNI kembali.
Baca juga: KontraS Kritik RUU TNI, Ketua Komisi I DPR Utut Adianto: Mereka Kita Undang Nggak Mau!
"Kalau ibu tuh cuma jangan sampai dwi fungsi kembali lagi. Supremasinya tetap sipil. Kalau sama prajurit berilah perhatian," kata Utut, dikutip Rabu (19/3/2025).
Presiden ke-5 RI itu, kata Utut, tak ingin revisi UU TNI ini mengembalikan masa-masa orde baru. Di mana institusi TNI memiliki kekuatan yang besar.
"Kalau ibu, jangan kembali ke Orde Baru. Konsepnya TNI jadi sangat kuat dan militeristik. Jadi ini supremasi sipil. Dan terakhir, beri perhatian penuh kepada prajurit," ujar Utut yang juga merupakan Ketua Komisi I DPR.
Lihat Juga :