Menag Belum Pertimbangkan Penambahan Kuota Haji 2025, Ini Alasannya

Minggu, 16 Maret 2025 - 19:05 WIB
loading...
Menag Belum Pertimbangkan...
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memberikan penjelasan belum mempertimbangkan adanya penambahan kuota haji pada 2025. Foto/Riyan Rizki Roshali
A A A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memberikan penjelasan belum mempertimbangkan adanya penambahan kuota haji pada 2025. Menurutnya, pihaknya ingin menghitung terlebih dulu kaveling di Mina.

“Kalau tambahan kuota haji, kami enggak berani, walaupun saya minta, pasti ditambah ya. Tetapi kami ingin menghitung dulu, masih ada enggak space,” kata Menag Nasaruddin dalam program One on One SindoNews, Minggu (16/3/2025).

Ia pun menjelaskan bahwa Indonesia mendapatkan tambahan kuota haji sebesar 20.000 pada tahun lalu untuk memenuhi kuota Bangladesh. Nasaruddin mengaku khawatir jika terdapat kuota tambahan jemaah haji.

Baca juga: Menag Ingin Kuota Petugas Haji 2025 Ditambah, Ini Alasannya



Nasaruddin khawatir tambahan jemaah haji Indonesia akan menyerbu tenda hingga bus orang lain. “Karena tahun lalu itu dapat tambahan kuota 20.000 untuk memenuhi kuota Bangladesh tidak terpenuhi,” katanya.

“Nah konsekuensinya, mestinya kan menempati lahannya Bangladesh, ini dia (jemaah) buktinya tetap mau ke lahan Indonesia, akibatnya terjadi apa? Kita sering mendengarkan kemah kita diserbu, makan kita diserbu,” sambungnya.

Dia pun menegaskan, pihaknya ingin para jemaah yang nantinya melakukan perjalanan ibadah haji bisa merasakan tiga senyuman. “Pertama, tersenyum di awal karena biayanya lebih murah. Kemudian, senyum di tengah karena mendapatkan pelayanan yang bagus, dan senyum ketiga pasca haji dapat haji mabrur, sehat wal’afiat,” jelas dia.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Mantan Dirjen PHU Hilman Latief terkait Kasus Kuota Haji
Tersangka Baru Kasus...
Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Penangguhan Penahanan
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
SIDANG DOKTER TIFA 2...
SIDANG DOKTER TIFA 2 JULI! Siap Hadapi Meja Hijau Terkait Ijazah Palsu
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Keluarga Korban Penyekapan...
Keluarga Korban Penyekapan Tuntut Mata Pelaku Diberikan ke Korban Agar Bisa Melihat Kembali
Rekomendasi
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Berita Terkini
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah...
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Namanya
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved