Ancaman Virus Corona, DPR: Saatnya Genjot Pariwisata Dalam Negeri

Minggu, 01 Maret 2020 - 19:25 WIB
Ancaman Virus Corona,...
Ancaman Virus Corona, DPR: Saatnya Genjot Pariwisata Dalam Negeri
A A A
JAKARTA - Sebaran virus Corona (Covid-19) di sejumlah negara menjadi kewaspadaan bagi masyarakat Indonesia yang hendak bepergian ke luar negeri untuk berwisata. (Baca juga: PKS Minta Presiden Nyatakan Indonesia Terbebas Virus Corona)

Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda mengatakan, setiap musibah ada sisi negatif dan positifnya. Maraknya wabah virus Corona di berbagai negara harus dijadikan sebagai momentum untuk menggenjot potensi pariwisata di dalam negeri. "Saya sendiri mengajak anak-anak saya ke semua keluarga, enggak usah kunjungan wisata ke luar negeri. Ini waktunya kita berwisata ke dalam negeri," ujar Huda, Minggu (1/3/2020).

Huda mengatakan, jika semua keluarga bisa mengambil hikmah dari wabah Corona ini dengan memilih berwisata di dalam negeri maka perputaran uang di bisnis pariwisata akan banyak terjadi di dalam negeri sehingga bisa memberikan nilai tambah bagi berkurangnya devisa akibat virus Corona. (Baca juga: Naikkan Wisatawan, Jokowi Akan Beri Diskon 30% di Sektor Pariwisata)

"Kemarin kita sudah ngomong ke Mas Wishnutama (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) ini waktunya kita menguatkan semua potensi wisata di Nusantara. Ini waktunya kita menguatkan destinasi-destinasi kecil yang ada di desa-desa, di kabupaten-kabupaten. Ini waktunya promosi besar-besaran yang tadinya keluar negeri, dialihkan ke dalam negeri dan seterusnya. Jadi harus ada sisi positif dari wabah Corona ini," tutur politikus PKB ini.

Sebelumnya, Wishnutama mengatakan, pemerintah telah menyiapkan insentif untuk menstimulus industri pariwisata dalam negeri yang terdampak penyebaran virus corona. Dia mengatakan pemerintah siap menggelontorkan insentif ini pada Maret. "Secepatnya kami harap pada awal Maret bisa dilakukan," katanya, Jumat, 28 Februari 2020.

Wishnutama menjelaskan pemerintah akan memberikan diskon 50% diskon tiket pesawat bagi kuota 25% dari total kursi pesawat setiap penerbangan. Ini dilakukan untuk menggenjot jumlah kunjungan wisatawan domestik. Insentif itu diberikan untuk 10 tujuan wisata yakni Danau Toba, Yogyakarta, Malang, Manado, Bali, Mandalika, Labuan Bajo, Bangka Belitung, Batam, dan Bintan. Potongan itu akan berlaku selama tiga bulan dari Maret hingga Mei 2020.
(cip)
Berita Terkait
Ajak Pariwisata Bangkit,...
Ajak Pariwisata Bangkit, Anggota Komisi X DPR RI Gelorakan Gerakan BISA
Komisi X DPR: Hibah...
Komisi X DPR: Hibah Rp3,3 Triliun Bisa Dongkrak Pariwisata Daerah
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Gelar Diskusi Virtual,...
Gelar Diskusi Virtual, Puan Ajak Parlemen Internasional Lawan Corona
Ketua DPR Ajak Gotong...
Ketua DPR Ajak Gotong Royong Atasi Pandemi Corona
Komisi V DPR Apresiasi...
Komisi V DPR Apresiasi Capaian Realisasi Anggaran Kemenhub Tahun 2020
Berita Terkini
Tangis Nanik S Deyang...
Tangis Nanik S Deyang Pecah setelah Dilantik Prabowo sebagai Kepala BGN
Anwar Abbas Apresiasi...
Anwar Abbas Apresiasi Kejagung Tangkap Petinggi BGN: Bukti Hukum Tidak Pandang Bulu
Bupati Muara Enim Edison...
Bupati Muara Enim Edison Terjaring OTT KPK
Breaking News! KPK Gelar...
Breaking News! KPK Gelar OTT di Muara Enim
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Agustina dan Trenggono Wakil
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved