Aktivis 98 Minta Aset Koruptor Segera Disita untuk Tambal Defisit Anggaran
Kamis, 13 Maret 2025 - 16:38 WIB
loading...
A
A
A
Sebab, menurut aktivis 98 ini, jika efisiensi tidak tepat guna, justru bisa berakibat memperlambat ekonomi dan menimbulkan tricle down effect yang jauh merugikan.
"Apalagi situasi ekonomi global yang sedang mengalami reaksi pasca perang dagang Amerika, pemerintah harus jeli melihat peluang dan main dengan langkah taktis sehingga justru menjadi windfall ekonomi bagi kita,” pungkasnya.
Pemerintah melaporkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada Februari 2025 mengalami defisit sebesar Rp31,2 triliun atau 0,13 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Kondisi itu disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani baru-baru ini. Sri menyebut defisit masih dalam target desain APBN sebesar 2,53 persen dari PDB, yaitu Rp616,2 triliun.
"Apalagi situasi ekonomi global yang sedang mengalami reaksi pasca perang dagang Amerika, pemerintah harus jeli melihat peluang dan main dengan langkah taktis sehingga justru menjadi windfall ekonomi bagi kita,” pungkasnya.
Pemerintah melaporkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada Februari 2025 mengalami defisit sebesar Rp31,2 triliun atau 0,13 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Kondisi itu disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani baru-baru ini. Sri menyebut defisit masih dalam target desain APBN sebesar 2,53 persen dari PDB, yaitu Rp616,2 triliun.
(rca)
Lihat Juga :