Kuliah Umum di Seskoad, AHY: Ancaman Terhadap Infrastruktur Penting Nasional Harus Diantisipasi
Senin, 10 Maret 2025 - 20:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Letjen TNI Jebolan Akmil 93, Nomor 2 Borong Lulusan Terbaik Akmil, Seskoad, dan Sesko
"Jadi kita membutuhkan pertahanan, militer yang kuat, TNI yang andal untuk bisa memproteksi berbagai infrastruktur nasional yang kita miliki," tutur Ketua Umum Partai Demokrat tersebut.
Pemerintah, kata AHY, mendukung TNI memiliki kesiapan sebagai alat pertahanan negara yang semakin maju, didukung oleh infrastruktur militer yang diprioritaskan. Seperti, alat utama sistem persenjataan (alusista) semakin maju.
Dalam kesempatan itu, AHY juga memberikan keterangan terkait kesiapan mudik dan balik Lebaran 2025. AHY mengatakan, Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah bersama kementerian teknis telah merumuskan kebijakan terkait mudik.
Seperti diketahui, kata AHY, mobilitas masyarakat pulang kampung akan melonjak. Pemerintah berupaya menghadirkan perjalanan mudik dan balik yang aman, nyaman, dan terjangkau.
"Karena itu, saya bersama Kemenkeu, Kementerian BUMN, dan Kemehub, berusaha mengurangi biaya kebandarudaraan, seperti aftur dan beberapa sektor di bandara seluruh Indonesia," kata AHY.
"Upaya itu berhasil menurunkan harga tiket pesawat domestik ekonomi sebesar 10 persen. Ditambah kontribusi dari Kementerian Keuangan untuk menanggung sebagian PPN sebesar 6 persen. Jadi kita bisa penurunan harga tiket pesawat ekonomi domestik selama dua minggu, sebesar 13-14 persen," ujar AHY.
Penurunan harga tiket pesawat ini, tuturnya, bisa membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik dengan baik dan harga terjangkau.
Yang kedua, untuk diskon tarif jalan tol, pemerintah memberikan diskon sekitar 20 persen. Sedangkan untuk mengurai kemacetan, kami mengeluarkan policy (kebijakan), H-7 diberlakukan working from anywhere.
"Jadi kita membutuhkan pertahanan, militer yang kuat, TNI yang andal untuk bisa memproteksi berbagai infrastruktur nasional yang kita miliki," tutur Ketua Umum Partai Demokrat tersebut.
Pemerintah, kata AHY, mendukung TNI memiliki kesiapan sebagai alat pertahanan negara yang semakin maju, didukung oleh infrastruktur militer yang diprioritaskan. Seperti, alat utama sistem persenjataan (alusista) semakin maju.
Kesiapan Mudik
Dalam kesempatan itu, AHY juga memberikan keterangan terkait kesiapan mudik dan balik Lebaran 2025. AHY mengatakan, Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah bersama kementerian teknis telah merumuskan kebijakan terkait mudik.
Seperti diketahui, kata AHY, mobilitas masyarakat pulang kampung akan melonjak. Pemerintah berupaya menghadirkan perjalanan mudik dan balik yang aman, nyaman, dan terjangkau.
"Karena itu, saya bersama Kemenkeu, Kementerian BUMN, dan Kemehub, berusaha mengurangi biaya kebandarudaraan, seperti aftur dan beberapa sektor di bandara seluruh Indonesia," kata AHY.
"Upaya itu berhasil menurunkan harga tiket pesawat domestik ekonomi sebesar 10 persen. Ditambah kontribusi dari Kementerian Keuangan untuk menanggung sebagian PPN sebesar 6 persen. Jadi kita bisa penurunan harga tiket pesawat ekonomi domestik selama dua minggu, sebesar 13-14 persen," ujar AHY.
Penurunan harga tiket pesawat ini, tuturnya, bisa membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik dengan baik dan harga terjangkau.
Yang kedua, untuk diskon tarif jalan tol, pemerintah memberikan diskon sekitar 20 persen. Sedangkan untuk mengurai kemacetan, kami mengeluarkan policy (kebijakan), H-7 diberlakukan working from anywhere.
Lihat Juga :