alexametrics

Local Leader Forum

Lewat Reformasi Birokrasi, Bupati Tabalong Sukses Naikkan IPM dan Investasi

loading...
Lewat Reformasi Birokrasi, Bupati Tabalong Sukses Naikkan IPM dan Investasi
Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani saat berbicara dalam acara Local Leader Forum di Lido Lake Resort, Jalan Raya Bogor, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (27/2/2020). Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
A+ A-
SUKABUMI - Bupati Tabalong, Kalimantan Selatan, Anang Syakhfiani memaparkan upayanya untuk membangun Kabupaten Tabalong menjadi lebih baik.

Hal itu diungkapkan Anang dalam acara Local Leader Forum bertajuk Hambatan dan Tantangan Reformasi Birokrasi Dalam Mendorong Investasi 2020.

Awal mula saat dirinya belum menjabat sebagai Bupati sempat bertanya-tanya sumber daya alam Kabupaten Tabalong begitu melimpah namun indeks pembangunan manusia (IPM) terus menurun.

"Saya terheran-heran kenapa Tabalong yang kaya sumber daya alam ini indeks pembangunan manusianya malah menurun dari peringkat ke sembilan ke peringkat 10," ujar Anang di Lido Lake Resort, Jalan Raya Bogor, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (27/2/2020).

"Tabalong itu Kabupaten yang sangat kaya dengan sumber daya alam. Tidak hanya sekarang, sejak zaman Belanda sudah ada pertambangan minyak sampai sekarang batu bara," tambahnya. (Baca juga: Gelar Local Leader Forum, SINDO Media Ingin Lahirkan Pemimpin Bangsa)

Dia mulai mencari tahu apa yang dibutuhkan di Kabupaten Tabalong. Perlahan dirinya bisa menaikkan IPM. Menurut dia, IPM juga menjadi tolok ukur pemerintah saat ini.

"Saya amati terus setelah saya diberi amanah saya berpikir bagaimana IPM bisa meningkat dan alhamdulillah sekarang eranya sudah era IPM, BPK, Kemendagri, Kementeri PAN-RB untuk melihat mengukur keberhasilan pembangunan di daerah itu salah satunya adalah indeks pembangunan manusia," ungkapnya.

Tidak hanya itu, Anang juga perlahan-lahan berupaya menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di Tabalong.

"Alhamdulillah enam tahun terakhir ini untuk penanaman modal asing (PMA) kita tertinggi di Kalsel. Untuk penanaman modal dalam negeri (PMDN) kalau tidak peringkat dua, peringkat tiga. Padahal posisi Tabalong ini di ujung Kalimantan Selatan tetapi sekarang terbalik karena kami yang berbatasan dengan ibu kota negara," tuturnya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak