KPK Usut Pengumpulan Dana dari Kepala Sekolah untuk Pemenangan Rohidin di Pilkada 2024
Rabu, 05 Maret 2025 - 13:09 WIB
loading...
A
A
A
Adapun dua tersangka lainnya adalah Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Isnan Fajri (IF) dan ajudan Gubernur Bengkulu Evrianshah (EV) alias Anca. Mereka diduga melakukan pemerasan kepada ASN di Bengkulu untuk keperluan pemenangan Rohidin dalam Pilkada 2024.
KPK mengatakan besaran setoran ke Rohidin berbeda antara satu pejabat Pemprov dan pejabat lainnya. Selain itu, KPK juga menyita amplop bergambar Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang akan digunakan untuk serangan fajar di Pilkada 2024 bervariasi. Nominalnya berkisar antara Rp20.000-100.000. Untuk jumlah amplop tersebut bervariasi antara puluhan hingga ratusan ribu.
"Informasi yang saya dapatkan bervariasi antara Rp100.000, Rp50.000, dan Rp20.000," kata Tessa di Gedung Merah Putih KPM, Selasa, 26 November 2024.
KPK mengatakan besaran setoran ke Rohidin berbeda antara satu pejabat Pemprov dan pejabat lainnya. Selain itu, KPK juga menyita amplop bergambar Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang akan digunakan untuk serangan fajar di Pilkada 2024 bervariasi. Nominalnya berkisar antara Rp20.000-100.000. Untuk jumlah amplop tersebut bervariasi antara puluhan hingga ratusan ribu.
"Informasi yang saya dapatkan bervariasi antara Rp100.000, Rp50.000, dan Rp20.000," kata Tessa di Gedung Merah Putih KPM, Selasa, 26 November 2024.
(cip)
Lihat Juga :