Persiapkan Perawat Profesional, IHC STIKes Pertamedika Gelar Ucap Janji Kepaniteraan
Jum'at, 28 Februari 2025 - 23:34 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Pertamedika Dr Asep Saifudin menekankan bahwa profesi perawat memiliki prospek yang luas di tingkat global. “Perawat tidak hanya berperan dalam pelayanan kesehatan domestik, tetapi juga memiliki peluang besar untuk berkontribusi di berbagai negara. Dengan kompetensi dan profesionalisme yang kuat, lulusan keperawatan Indonesia dapat bersaing secara internasional,” ungkapnya.
Ketua STIKes Pertamedika Maryati menuturkan Ucap Janji Kepaniteraan bukan sekadar seremoni melainkan tahap penting dalam membentuk karakter dan tanggung jawab mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan.
“Mahasiswa harus memahami bahwa profesi keperawatan tidak hanya menuntut keterampilan klinis, tetapi juga dedikasi, empati, dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.
Sebagai institusi pendidikan yang berfokus pada pengembangan tenaga keperawatan, IHC STIKes Pertamedika mengadopsi kurikulum berbasis kompetensi yang dirancang untuk menghasilkan lulusan berdaya saing tinggi.
Melalui pendekatan pembelajaran yang terintegrasi, mahasiswa tidak hanya dibekali dengan keterampilan klinis, tetapi juga pelatihan dalam manajemen keperawatan, teknologi kesehatan, serta kesiapan menghadapi tantangan global dalam dunia medis.
Ketua STIKes Pertamedika Maryati menuturkan Ucap Janji Kepaniteraan bukan sekadar seremoni melainkan tahap penting dalam membentuk karakter dan tanggung jawab mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan.
“Mahasiswa harus memahami bahwa profesi keperawatan tidak hanya menuntut keterampilan klinis, tetapi juga dedikasi, empati, dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.
Sebagai institusi pendidikan yang berfokus pada pengembangan tenaga keperawatan, IHC STIKes Pertamedika mengadopsi kurikulum berbasis kompetensi yang dirancang untuk menghasilkan lulusan berdaya saing tinggi.
Melalui pendekatan pembelajaran yang terintegrasi, mahasiswa tidak hanya dibekali dengan keterampilan klinis, tetapi juga pelatihan dalam manajemen keperawatan, teknologi kesehatan, serta kesiapan menghadapi tantangan global dalam dunia medis.
(jon)
Lihat Juga :