Dugaan Korupsi Pertamina, Sudirman Said: Game Sama, Pemain Berbeda
Jum'at, 28 Februari 2025 - 06:44 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan itu, Sudirman Said juga menceritakan ketika Joko Widodo (Jokowi) yang kala itu menjabat sebagai presiden menanyakan kepadanya cara memberantas para mafia migas. Dia menyebut pemberantasan mafia ini bukan sekadar permalasahan teknis.
"Pertemuan saya dengan presiden adalah 26 Oktober 2014, secara eksplisit mengatakan, presiden mengatakan 'bagaimana caranya mengatasi mafia' dan saya katakan kepada beliau, pak presiden urusan mafia dan energi ini bukan urusan teknis tapi urusan pemimpin negara. Saya sengaja mengatakan begitu," ujarnya.
Ucapannya pun terbukti ketika menjabat sebagai menteri dan melakukan penindakan terhadap para mafia ini, ada saja pihak-pihak yang mencoba mencari perlindungan. Namun kata dia upaya dari para mafia ini gagal.
Baca juga: Kejagung Duga Kerugian Negara Akibat Korupsi di Pertamina Lebih Rp193,7 Triliun
"Karena nanti begitu ditertibkan pasti para pihak itu akan datang kepada presiden dan meminta semacam perlindungan dan itu terbukti ketika pada waktu saya meneruskan audit Petral, hampir saja kejadian meminta untuk mengurungkan atau menghentikan proses itu karena memang desakan dari para pihak itu sangat kuat," pungkasnya.
"Pertemuan saya dengan presiden adalah 26 Oktober 2014, secara eksplisit mengatakan, presiden mengatakan 'bagaimana caranya mengatasi mafia' dan saya katakan kepada beliau, pak presiden urusan mafia dan energi ini bukan urusan teknis tapi urusan pemimpin negara. Saya sengaja mengatakan begitu," ujarnya.
Ucapannya pun terbukti ketika menjabat sebagai menteri dan melakukan penindakan terhadap para mafia ini, ada saja pihak-pihak yang mencoba mencari perlindungan. Namun kata dia upaya dari para mafia ini gagal.
Baca juga: Kejagung Duga Kerugian Negara Akibat Korupsi di Pertamina Lebih Rp193,7 Triliun
"Karena nanti begitu ditertibkan pasti para pihak itu akan datang kepada presiden dan meminta semacam perlindungan dan itu terbukti ketika pada waktu saya meneruskan audit Petral, hampir saja kejadian meminta untuk mengurungkan atau menghentikan proses itu karena memang desakan dari para pihak itu sangat kuat," pungkasnya.
(abd)
Lihat Juga :