Arya Sinulingga Sebut Komunikasi Efektif Harus Terdesentralisasi
Senin, 24 Februari 2025 - 19:34 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Prabowo: Danantara Harus Bisa Diaudit Tiap Saat oleh Siapapun
Karena itu, setiap individu yang bertanggung jawab atas komunikasi di BUMN perlu memahami pentingnya menyampaikan pesan dengan benar dan tepat sasaran.
Untuk memperkuat strategi komunikasi hingga ke level terbawah, Kementerian BUMN menggelar workshop Komunikasi dan Optimasi AI untuk Media Sosial di Bandung pada 21-22 Februari 2025. Workshop ini diikuti oleh 121 peserta yang terdiri dari perwakilan tim komunikasi dan pengelola media sosial di berbagai BUMN. Kegiatan ini juga mencakup site visit ke PT Pos Indonesia serta kunjungan ke dua UMKM binaan Rumah BUMN, yaitu Kampung Radjoet (Rumah BUMN Pertamina) dan Batik Dama Karya (Rumah BUMN BRI).
Menurut Arya, workshop ini menandai perubahan pola komunikasi di lingkungan BUMN. “Jika dulu tahun lalu kita ngomongin sosial media rangers, kalau sekarang kita sudah masuk kepada supaya semua BUMN, sampai cabang-cabangnya, ngomongin komunikasi. Karena BUMN ini punya potensi besar untuk komunikasi,” katanya.
Topik utama yang dibahas dalam workshop ini antara lain desentralisasi komunikasi di lingkungan BUMN untuk memastikan keselarasan pesan dari pusat hingga cabang dan unit terkecil, strategi komunikasi digital berbasis AI guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyampaian informasi.
Kemudian storytelling dan branding BUMN di media sosial sebagai upaya membangun citra positif perusahaa, pemanfaatan AI dalam pembuatan dan distribusi konten agar komunikasi lebih cepat dan berbasis data, dan best practice dalam pengelolaan komunikasi lintas unit di BUMN.
Karena itu, setiap individu yang bertanggung jawab atas komunikasi di BUMN perlu memahami pentingnya menyampaikan pesan dengan benar dan tepat sasaran.
Untuk memperkuat strategi komunikasi hingga ke level terbawah, Kementerian BUMN menggelar workshop Komunikasi dan Optimasi AI untuk Media Sosial di Bandung pada 21-22 Februari 2025. Workshop ini diikuti oleh 121 peserta yang terdiri dari perwakilan tim komunikasi dan pengelola media sosial di berbagai BUMN. Kegiatan ini juga mencakup site visit ke PT Pos Indonesia serta kunjungan ke dua UMKM binaan Rumah BUMN, yaitu Kampung Radjoet (Rumah BUMN Pertamina) dan Batik Dama Karya (Rumah BUMN BRI).
Menurut Arya, workshop ini menandai perubahan pola komunikasi di lingkungan BUMN. “Jika dulu tahun lalu kita ngomongin sosial media rangers, kalau sekarang kita sudah masuk kepada supaya semua BUMN, sampai cabang-cabangnya, ngomongin komunikasi. Karena BUMN ini punya potensi besar untuk komunikasi,” katanya.
Topik utama yang dibahas dalam workshop ini antara lain desentralisasi komunikasi di lingkungan BUMN untuk memastikan keselarasan pesan dari pusat hingga cabang dan unit terkecil, strategi komunikasi digital berbasis AI guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyampaian informasi.
Kemudian storytelling dan branding BUMN di media sosial sebagai upaya membangun citra positif perusahaa, pemanfaatan AI dalam pembuatan dan distribusi konten agar komunikasi lebih cepat dan berbasis data, dan best practice dalam pengelolaan komunikasi lintas unit di BUMN.
Lihat Juga :