Pangkalan Militer China di Indonesia Bisa Coreng Politik Bebas Aktif

Kamis, 03 September 2020 - 17:39 WIB
loading...
Pangkalan Militer China...
Tentara China di salah satu pelabuhan. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Iqbal menyatakan bahwa China tidak bisa membangun pangkalan militer di Indonesia. Sebab Indonesia memiliki sikap politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif. Ini berarti tidakmemihak kepada suatu negara, melainkan lebih mengedepankan kerja sama dengan semua negara dalam semua bidang, termasuk pertahanan.

"Menurut pendapat saya hal itu tidak bisa dilakukan," ujar Muhammad Iqbal kepada SINDOnews, Kamis (3/9/2020).

Iqbal menjelaskan, kebijakan politik bebas aktif Indonesia mendukung perdamaian dunia dengan tidak memihak salah satu suatu negara adikuasa. Indonesia bebas menentukan sikap berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. "Oleh karena tidak bisa satu negara tertentu dapat membangun pangkalan militer di Indonesia," kata legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

(Baca: Pentagon: China Lirik Indonesia untuk Jadi Pangkalan Militernya)

Isu soal rencana China untuk membangun pangkalan militer di Indonesia berhembus dari laporan tahunan Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) kepada Kongres. Dalam laporan berjudul Perkembangan Militer dan Keamanan yang Melibatkan Republik Rakyat China 2020 itu, AS menuduh China menargetkan sejumlah negara di dunia, termasuk Indonesia sebagai lokasi pangkalan militer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Hadapi Dominasi China...
Hadapi Dominasi China Dalam Ranah Digital, Indonesia Diimbau Waspadai Risiko Ketergantungan
Thucydides Trap: Antinomi...
Thucydides Trap: Antinomi China dan Amerika
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Rekomendasi
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
Azzedine Ounahi, Dari...
Azzedine Ounahi, Dari Jalanan Casablanca Sampai Diingat Dunia
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Berita Terkini
Sidang Eksepsi, Dokter...
Sidang Eksepsi, Dokter Tifa Minta Hakim Nyatakan Dakwaan JPU Tak Dapat Diterima
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Kasus Mafia Hukum dalam...
Kasus Mafia Hukum dalam Pemberantasan Korupsi
Sidang Eksepsi Dokter...
Sidang Eksepsi Dokter Tifa: Kami Tak Pernah Minta Jokowi Dihukum, Hanya Minta Ijazah Dibuktikan
Polri Ultimatum Pihak...
Polri Ultimatum Pihak yang Halangi Pengusutan 3 Kasus Korupsi
Penampakan Koper Berisi...
Penampakan Koper Berisi Emas Disita Polisi usai Geledah Rumah di Bogor
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved