Gapasdap Minta Tidak Ada Kapal Ekpres dan Penurunan Tarif Angkutan Mudik Lebaran
Rabu, 19 Februari 2025 - 16:09 WIB
loading...
A
A
A
Pengamat transportasi dari Institut Studi Transportasi Darmaningtyas menyatakan, diskon tarif angkutan seharusnya merupakan tanggung jawab dari pemerintah. Menurut Darmaningtyas, di masa reguler, pengusaha transportasi sudah menanggung banyak kerugian.
Ketika masuk masa angkutan arus mudik dan arus balik menjadi harapan bagi operator untuk mendapat keuntungan sebagai kompensasi kerugian yang sebelumnya ditanggung.
"Jadi pemerintah itu memberikan subsidi angkutan penyeberangan pada saat Lebaran. Bentuknya macam-macam misalnya pengurangan PPN selama Lebaran. Pada intinya jangan dibebankan pada operator," ucapnya.
Pada musim Lebaran ini, Darmaningtyas memperkirakan jumlah pemudik akan mengalami penurunan dibanding masa Lebaran sebelumnya. Darmaningtyas melihat faktor ekonomi di masyarakat yang cenderung bertambah sulit menjadi halangan utama bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan atau mudik 2025.
"Sama kita lihat saja sekarang perekonomian sangat menurun, saya prediksikan akan menurun untuk masyarakat mudik," katanya.
Ketika masuk masa angkutan arus mudik dan arus balik menjadi harapan bagi operator untuk mendapat keuntungan sebagai kompensasi kerugian yang sebelumnya ditanggung.
"Jadi pemerintah itu memberikan subsidi angkutan penyeberangan pada saat Lebaran. Bentuknya macam-macam misalnya pengurangan PPN selama Lebaran. Pada intinya jangan dibebankan pada operator," ucapnya.
Pada musim Lebaran ini, Darmaningtyas memperkirakan jumlah pemudik akan mengalami penurunan dibanding masa Lebaran sebelumnya. Darmaningtyas melihat faktor ekonomi di masyarakat yang cenderung bertambah sulit menjadi halangan utama bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan atau mudik 2025.
"Sama kita lihat saja sekarang perekonomian sangat menurun, saya prediksikan akan menurun untuk masyarakat mudik," katanya.
(cip)
Lihat Juga :