KY Tak Gelar Seleksi Calon Hakim Agung Akibat Efisiensi, Ini Tanggapan MA
Kamis, 13 Februari 2025 - 16:00 WIB
loading...
Juru Bicara MA Yanto dalam konferensi pers di Gedung MA, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2025). FOTO/RIYAN RIZKI ROSHALI
A
A
A
JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) menggapi kemungkinan tidak adanya seleksi Calon Hakim Agung dan Calon Hakim Adhoc oleh Komisi Yudisial (KY) akibat efisiensi anggaran. Menurut MA, situasi itu akan menambah beban kerja hakim yang ada.
Hal itu disampaikan Juru Bicara MA Yanto menyikapi pernyataan KY yang menyebut berkemungkinan tak bisa melaksanakan seleksi Calon Hakim Agung dan Calon Hakim Adhoc.
"Intinya pengaruhnya ya menambah beban kerja para hakim agung," kata Yanto di Gedung MA, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2025).
Dia mencontohkan, misal ada 100.000 perkara yang ditangani oleh 15 orang akan lebih mudah ketimbang ditangani oleh hanya 10 orang. Meski beban kerjanya bertambah, kata Yanto, tapi para hakim akan tetap bisa menjalankan tugas tersebut.
"Dijalankan tetap, hanya mungkin sidangnya bisa lembur. Bisa tiap hari seperti itu," katanya.
Sebelumnya, KY mengungkap besaran anggaran yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan proses seleksi Calon Hakim Agung maupun Calon Hakim Adhoc di MA.
Hal itu disampaikan Juru Bicara MA Yanto menyikapi pernyataan KY yang menyebut berkemungkinan tak bisa melaksanakan seleksi Calon Hakim Agung dan Calon Hakim Adhoc.
"Intinya pengaruhnya ya menambah beban kerja para hakim agung," kata Yanto di Gedung MA, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2025).
Dia mencontohkan, misal ada 100.000 perkara yang ditangani oleh 15 orang akan lebih mudah ketimbang ditangani oleh hanya 10 orang. Meski beban kerjanya bertambah, kata Yanto, tapi para hakim akan tetap bisa menjalankan tugas tersebut.
"Dijalankan tetap, hanya mungkin sidangnya bisa lembur. Bisa tiap hari seperti itu," katanya.
Sebelumnya, KY mengungkap besaran anggaran yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan proses seleksi Calon Hakim Agung maupun Calon Hakim Adhoc di MA.
Lihat Juga :