PKS Ingatkan Pemerintah Tak Asal Gunakan Vaksin Corona

Kamis, 03 September 2020 - 08:17 WIB
loading...
PKS Ingatkan Pemerintah...
PKS mengingatkan pemerintah untuk tidak sembarangan menggunakan vaksin Covid-19, terutama yang berasal dari luar negeri. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Banyak negara dan perusahaan farmasi di dunia melakukan penelitian untuk menemukan vaksin Covid-19 (virus Corona). Indonesia sendiri bekerja sama dengan perusahaan farmasi asal Tiongkok, Sinovac, untuk pembuatan vaksin.

(Baca juga: Teguhkan Kemandirian dengan Vaksin Merah Putih)

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengingatkan pemerintah untuk tidak sembarangan menggunakan vaksin Covid-19, terutama yang berasal dari luar negeri. Wakil Ketua Fraksi PKS Sukamta mengatakan pemerintah harus mengedepankan kehati-hatian dalam menentukan vaksin yang akan digunakan.

(Baca juga: Selain Lembaga Eijkman, Ini 4 Institusi Kembangkan Vaksin Merah Putih)

Dia memaparkan beberapa hal yang harus diperhatikan pemerintah. Pertama, vaksin yang akan diberikan ke masyarakat harus benar-benar sudah teruji efektif membentuk antibodi. Itu penting untuk melawan virus Sars Cov-II.

"Penting soal efektif atau tidaknya. Walaupun mengenai kehalalan juga penting," ujar anggota Dewan Perwakilan Rakyat asal daerah pemilihan D.I.Yogyakarta itu melalui keterangan tertulis kepada SINDOnews, Rabu (2/9/2020) malam.

Kedua, ada data yang menunjukan 3 dari 7 jenis whole genome sequencing (WGS) virus Covid-19 yang berada di Indonesia tidak termasuk dalam S, G, maupun V. Sementara ini, ketiganya dikelompokkan sebagai others oleh lembaga Global Initiative on Sharing All Influenza Data (GISAID).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden PKS soal Perpres...
Presiden PKS soal Perpres 111/2025: Langkah Tepat Pemerintah Jadikan Kampanye LGBTQ Ancaman Nonmiliter
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
PKS Tekankan Peran Perempuan...
PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
PKS Perkuat Fundamental...
PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional
Peduli Keselamatan Pemudik,...
Peduli Keselamatan Pemudik, PKS Dirikan Posko Pelayanan Mudik Gratis
Pimpin PKS Jabar, Abah...
Pimpin PKS Jabar, Abah Iwan: Pelayanan, Advokasi, dan Keberpihakan Adalah Napas Perjuangan Kita
Legawa Hasil Pilkada...
Legawa Hasil Pilkada Jakarta, PKS: Semoga Pemimpin Baru Melayani Rakyat
Rekomendasi
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
Mobil Listrik Denza...
Mobil Listrik Denza Dipajang di Pameran Seni ArtMoments 2026, Ada Apa?
Pupuk Kaltim Perkuat...
Pupuk Kaltim Perkuat Green and Smart Port, Dukung Daya Saing Industri dan Logistik
Berita Terkini
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
KDKMP Bakal Jadi Pusat...
KDKMP Bakal Jadi Pusat Ekonomi Desa, Mendes: 80% Penghasilan Dikembalikan ke Masyarakat
Tuntas Verifikasi Laporan...
Tuntas Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli, KPK: Hasil Hanya Disampaikan ke Pelapor
Kejagung Tunjuk 9 Eks...
Kejagung Tunjuk 9 Eks Jaksa KPK Tangani Kasus Febrie, Pakar: Harus Jawab Harapan Masyarakat
Wakili 11,7 Juta Suara...
Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved