PKS Ingatkan Pemerintah Tak Asal Gunakan Vaksin Corona
Kamis, 03 September 2020 - 08:17 WIB
loading...
A
A
A
"Fakta tentang jenis virus yang ada di Indonesia berbeda dengan lainnya ini harus diperhatikan dengan seksama. Apalagi ada temuan bahwa jenis dan mutasi virus ini cepat, maka penanganannya bisa sangat spesifik, misalnya hanya untuk penduduk Indonesia," terangnya.
Fakta itu, menurutnya, sangat penting diperhatikan ketika Indonesia akan mengimpor vaksin dari luar negeri. Vaksin yang digunakan harus sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Indonesia.
"Bukan sekadar jumlah peserta uji klinis fase tiga yang mencapai puluhan ribu dari 119 etnis lalu dinyatakan valid. Kemudian cocok diberikan kepada rakyat Indonesia," ucapnya.
Sukamta menjelaskan pernyataan vaksin itu valid hanya berdasarkan penilaian singkat saat kunjungan kerja ke luar negeri. Hal ini tentu berbahaya. Dia berpesan yang lebih cepat belum tentu baik.
"Juga mengingatkan konsekuensi keuangan. Keinginan secepat mungkin memperoleh vaksin dengan mengimpor obat atau vaksin dari luar negeri yang belum tentu bekerja. Kebijakan ini sangat berisiko pada pemborosan APBN," pungkasnya.
Fakta itu, menurutnya, sangat penting diperhatikan ketika Indonesia akan mengimpor vaksin dari luar negeri. Vaksin yang digunakan harus sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Indonesia.
"Bukan sekadar jumlah peserta uji klinis fase tiga yang mencapai puluhan ribu dari 119 etnis lalu dinyatakan valid. Kemudian cocok diberikan kepada rakyat Indonesia," ucapnya.
Sukamta menjelaskan pernyataan vaksin itu valid hanya berdasarkan penilaian singkat saat kunjungan kerja ke luar negeri. Hal ini tentu berbahaya. Dia berpesan yang lebih cepat belum tentu baik.
"Juga mengingatkan konsekuensi keuangan. Keinginan secepat mungkin memperoleh vaksin dengan mengimpor obat atau vaksin dari luar negeri yang belum tentu bekerja. Kebijakan ini sangat berisiko pada pemborosan APBN," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :