100 Hari Jokowi-Ma'ruf, Pengamat: Belum Ada Progres Signifikan

Selasa, 11 Februari 2020 - 19:58 WIB
100 Hari Jokowi-Maruf,...
100 Hari Jokowi-Ma'ruf, Pengamat: Belum Ada Progres Signifikan
A A A
JAKARTA - Direktur Indonesia Publik Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai, dalam 100 hari kabinet dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, belum ada progres signifikan.

(Baca juga: Draf Omnibus Law Harus Dibuka dan Bisa Dikoreksi Publik)

Bukan progres signifikan yang muncul kata Karyono, malah jargon-jargon yang muncul dari menteri. Misalnya dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim yang menyebut kemerdekaan dalam belajar hingga kampus merdeka.

"Baru jargon-jargon yang muncul dari para menteri," kata Karyono di diskusi di Markas Master C19, Jalan Cirebon no 19, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/2/2020).

Kedepan kata Karyono, Jokowi harus hati-hati terhadap menterinya. Meski komposisi menteri dinilai 50:50 antara unsur parpol dan profesional, namun unsur profesional itu yang perlu diwaspadai.

"Profesional kadang-kadang fisiknya wajahnya profesional tapi di belakang jangan-jangan endorsement partai politik," jelasnya

Maka dari itu tantangan kedepan bagi Jokowi-Ma'ruf adalah memperbaiki konsolidasi internal antara menteri kabinetnya. Sebab dukungan politik dalam Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf saat ini sangat besar dan cukup jadi modal untuk menuntaskan program kerja.

"Ini yang menjadi tantangan bagaimana membuat melakukan konsolidasi internal, kata kuncinya ada di ini udah ada di dalam lingkaran belom? tidak ada alasan untuk tidak menuntaskan visi misinya Jokowi," jelasnya.

"Karena dukungan politik Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf saat ini, sehingga modal dukungan politik yang kuat ini bisa digunakan untuk menuntaskan seluruh agenda dan program," tuturnya.
(maf)
Berita Terkait
Perbaiki Kinerja Kabinet,...
Perbaiki Kinerja Kabinet, Relawan Jokowi Dorong Reshuffle
Pemerintah Diimbau Antisipasi...
Pemerintah Diimbau Antisipasi Gimik Politik Terkait Dana Stimulus UMKM
Survei: 67,8% Publik...
Survei: 67,8% Publik Puas terhadap Kinerja Jokowi-Maruf
Jokowi Harus Respons...
Jokowi Harus Respons Soal Perombakan Kabinet di Tengah Pandemi Corona
Jejak Reshuffle Kabinet...
Jejak Reshuffle Kabinet Era Jokowi-Ma'ruf Amin
Selain Wapres, Jokowi...
Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat
Berita Terkini
Penanganan Perkara Jampidsus...
Penanganan Perkara Jampidsus Dialihkan dari Polri, Kejagung Terbitkan Tiga Sprindik
Soal Peralihan Penyidikan...
Soal Peralihan Penyidikan Jampidsus, Pakar: Diskresi demi Cegah Konflik Antarpenegak Hukum
Prabowo Sampaikan Belasungkawa...
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Karier Febrie Tamat,...
Karier Febrie Tamat, Gus Lilur: Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat
PPATK Siap Bantu Lacak...
PPATK Siap Bantu Lacak Aliran Uang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Gandeng KPK Jadi Sinyal...
Gandeng KPK Jadi Sinyal Kuat Kejagung Usut Kasus Eks Jampidsus
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved