alexametrics

PAN Memanas, Pendukung Mulfachri Tuding Kubu Zulhas Curang

loading...
PAN Memanas, Pendukung Mulfachri Tuding Kubu Zulhas Curang
Pendukung Mulfachri Harahap-Hanafi Rais menilai pendukung Zulkifli melakukan pendaftaran kongres tidak sesuai aturan. Foto/iNews TV/Asdar Zula
A+ A-
KENDARI - Tim pemenangan calon Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Mulfachri Harahap menuding pendukung Zulkifli Hasan (Zulhas) melakukan kecurangan dalam pelaksanaan Kongres V PAN di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (9/2/2020) pagi.

Menurut Koordinator Pemenangan Lapangan Mulfachri Harahap-Hanafi Rais, Muhammad Asri Anas, pendaftaran yang dilakukan tim Zulhas tidak sesuai aturan.

Asri menyebut Tim Zulhas mendaftar di Makassar. Padahal sesuai keputusan Steering Commite Kongers V PAN, peserta harus mendaftar di Hotel Claro Kendari, pada 10 Februari 2020, hingga pukul 12.00 Wita.



"Kami mendaftar dengan prosedur yang benar, kemudian mereka sudah ada yang mendaftar ambil id card (kartu identitas), ambil kamar (hotel-red) tanpa melalui pendaftaran. Peserta katanya mendaftar di Makassar, id cardnya sudah diambil semua, padahal keputusannya pendaftaran peserta tidak boleh diwakili," ungkap Asri. (Baca juga: Gelar Rapat Tertutup, Tim Mulfachri, Tak Terkait KIaim Zulhas)

Menurut Asri, Kongres V PAN di Kendari, merupakan kongres PAN paling curang dibanding kongres-kongres sebelumnya.

"Saya menghormati saudara Zulkifli Hasan sebagai ketua Umum (PAN) kita, masih sekarang, tetapi kalau mekanismenya seperti ini gak benar ini. Sehingga sudara-sudara semua, kalau ini terus terjadi maka kami yakinkan bahwa kongres ini tidak layak dilanjutkan," tutur Asri.

Tim Mulfachir Harahap menuntut yang tidak mendaftar sampai pukul 12.00 Wita di Kendari, digugurkan sebagai peserta Kongres V, PAN meminta Calon Ketua Umum yang tidak mendaftar sesuai ketentuan SC juga digugurkan.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak