Majelis Nasional KAHMI Apresiasi Penyelenggaraan AIFA 2025

Minggu, 26 Januari 2025 - 09:42 WIB
loading...
Majelis Nasional KAHMI...
Koordinator Presidium (Korpres) Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) Herman Khaeron mengapresiasi penyelenggaraan Asian Islamic Fashions and Art (AIFA) 2025. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Koordinator Presidium (Korpres) Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) Herman Khaeron mengapresiasi penyelenggaraan Asian Islamic Fashions and Art (AIFA) 2025. Menurutnya, kegiatan ini out of the box dari kebiasaan KAHMI .

“Biasanya KAHMI kegiatannya pengajian dan kajian," kata Herman Khaeron dalam acara pembukaan AIFA 2025 dikutip, Minggu (26/1/2025).

Herman mengatakan, walaupun sedikit aneh, kegiatan AIFA 2025 perlu diapresiasi. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa alumni HMI ada mana saja. “Ini luar biasa. Kegiatannya juga berbagai macam," kata Herman.

Baca juga: AIFA 2025 Akan Gelar Insan Cita Award untuk Tokoh KAHMI Berprestasi

Anggota DPR dari Partai Demokrat ini mengatakan bukan perkara mudah untuk menyelenggarakan AIFA yang baru digelar pertama kali ini. Walaupun sulit, KAHMI mundur dalam menyelenggarakan kegiatan AIFA. “Alhamdulillah terselenggara dan semoga sukses," ucap Herman.

Ia berharap AIFA bisa mendapatkan perhatian agar bisa terselenggara lebih baik di masa yang akan datang. Sementara itu alumni HMI yang kini menjabat sebagai Menteri UMKM Maman Abdurrahman, menyatakan bahwa AIFA 2025 menjadi momentum bagi KAHMI untuk memikirkan gerakan kewirausahaan.

KAHMI diharapkan lagi tidak hanya mengkaji gerakan yang bersifat politik tapi juga berperan untuk menyelesaikan persoalan kekinian. Maman menyatakan, AIFA 2025 sebagai bukti KAHMI mulai menjawab persoalan riil kekinian bangsa terutama dalam ekonomi. “Sudah ada diferensiasi gerakan" kata Maman disambut tepuk tangan hadirin.

AIFA 2025 menunjukkan kepiawaian alumni HMI berperan di berbagai bidang terutama di fesyen muslim. Ia memberikan apresiasi Alumni HMI, terutama KOHATI yang mempelopori acara fesyen ini.

Maman juga berharap KAHMI berperan aktif menyelesaikan persoalan terkait UMKM di Tanah Air. Menurutnya, ada 3 persoalan utama UMKM yaitu persoalan permodalan, kapasitas UMKM, dan akses pasar. “Silakan lakukan kajian masalah ini," ungkap Maman.

Sementara itu, Ketua Panitia Viviana Hanifa menyatakan, AIFA menjadi langkah awal Indonesia menjadi pusat grativasi fesyen muslim di Asia. Menurut Vivi, dalam AIFA hadir 6 negara sahabat yang meramaikan kegiatan, yakni Malaysia, Filipina, Pakistan, Oman, Uzbekistan, dan Kazakhstan.

Para desainer yang tampil di antaranya Viviana, Sri Suparni Bahlil,.dan Sekar Hapsari. Selanjutnya Nawasana, Puan Aspekraf, Mehlimah (Uzbekistan), Kimfares, Nila Puri, dan Malik Moestaram. Kemudian desainer DYN x Deatextil, C Sulastri, Riris Eka Setiani, Leny Rafael, Benz dan Make Up Hanny Lovelly. Lalu Ari Arkha, Naniek Rachmat, Bellahasura, Dana Duriyatna, Defrico Audy, Cintami Atmanegara, Erdan dan Erra Kyra.

Menurut Viviana, AIFA 2025 juga memiliki rangkaian acara yaitu jalan sehat talk show dan insan cita Award. “Ada 15 'tokoh yang menerima Insan Cita Award," katanya.

Lima belas tokoh yang menerima penghargaan itu adalah Herman Khaeron (Presidium KAHMI), Saan Mustofa (Wakil Ketua DPR RI), Bahlil Lahadalia (Menteri ESDM), Maman Abdurahman (Menteri UMKM), dan M. Qodari (Pengamat Politik).

Selanjutnya Siti Zuhro (Peneliti Senior Pusat Politik), Laode Kamaludin (Rektor UICI), Ana Sofa Yuking (Advokat dan Konsultan Hukum), Viva Yoga Mauladi (Wamen Transmigrasi).

Lalu, Zulkifli Hasan (Menko Bidang Pangan), Nurdin Halid (Tokoh Koperasi Indonesia), Taruna Ikrar (Kepala BPOM), Fery Juliantono (Wamen Koperasi), dan Supratman Andi Agtas (Menteri Hukum).
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HMI Sumut: Penyiraman...
HMI Sumut: Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Upaya Intimidasi terhadap Kerja Advokasi Masyarakat Sipil
HMI Desak Pemerintah...
HMI Desak Pemerintah Berantas Mafia Penyelenggaran Ibadah Haji
HMI MPO Dorong Percepatan...
HMI MPO Dorong Percepatan Reformasi Nasional
Menggaungkan Mazhab...
Menggaungkan Mazhab Ciputat ke Ruang Publik
Halalbihalal KAHMI-HMI...
Halalbihalal KAHMI-HMI Cabang Ciputat 2025, Merawat Pemikiran Islam Inklusif dan Moderat
Puluhan Aktivis HMI...
Puluhan Aktivis HMI Pegang Jabatan di Era Presiden Prabowo
Massa HMI MPO Datangi...
Massa HMI MPO Datangi Gedung DPR, Sampaikan Tuntutan Ini
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Rekomendasi
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Berita Terkini
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Infografis
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved