Gencatan Senjata di Palestina, NU Care-Lazisnu dan BZS Mesir Kirimkan 5 Ambulans
Jum'at, 24 Januari 2025 - 08:07 WIB
loading...
NU Care-Lazisnu dan BZS Al-Azhar Mesir untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan dan 5 ambulans bagi rakyat Palestina. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang dimulai pada 19 Januari 2025 di Palestina, menjadi kesempatan bagi NU Care-Lazisnu dan Bayt Zakat wa as-Shadaqat (BZS) Al-Azhar Mesir untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina. Sebanyak lima unit ambulans akan segera dikirimkan untuk mendukung kebutuhan medis masyarakat Palestina yang menjadi korban genosida Israel.
Ketua Lazisnu PBNU, Habib Ali Hasan Al Bahar menyatakan, gencatan senjata antara Israel dan Hamas merupakan peluang strategis untuk mempercepat distribusi bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina.
"Momen ini menjadi kesempatan penting bagi kami untuk mengirimkan bantuan medis yang sangat dibutuhkan. Ambulans yang kami distribusikan diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat Palestina terhadap layanan kesehatan yang memadai," kata Habib Ali di Jakarta, Kamis (23/01/2025) sore.
Selain itu, Habib Ali memberikan apresiasi kepada BZS Mesir atas kontribusinya yang signifikan dalam mewujudkan misi kemanusiaan ini. "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dr Sahar Nashr, Direktur Bayt Zakat wa as-Shadaqat Al-Azhar atas kerja sama dan dedikasi beliau yang luar biasa. Peran beliau sangat penting dalam memastikan bantuan ini dapat terkoordinasi dengan baik dan tepat sasaran. Ini adalah bentuk nyata dari solidaritas lintas bangsa untuk kemanusiaan," tuturnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif NU Care-Lazisnu PBNU Qohari Cholil mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran proses penyaluran bantuan ambulans. "Kami sangat bersyukur karena komitmen kami untuk dapat mendistribusikan bantuan lima unit ambulans, insyaAllah akan segera dikirim. Sehingga dengan ini kami dapat memastikan bahwa setiap bantuan yang kami salurkan dapat memberikan dampak langsung bagi penerima," kata Qohari.
Ketua Lazisnu PBNU, Habib Ali Hasan Al Bahar menyatakan, gencatan senjata antara Israel dan Hamas merupakan peluang strategis untuk mempercepat distribusi bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina.
"Momen ini menjadi kesempatan penting bagi kami untuk mengirimkan bantuan medis yang sangat dibutuhkan. Ambulans yang kami distribusikan diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat Palestina terhadap layanan kesehatan yang memadai," kata Habib Ali di Jakarta, Kamis (23/01/2025) sore.
Selain itu, Habib Ali memberikan apresiasi kepada BZS Mesir atas kontribusinya yang signifikan dalam mewujudkan misi kemanusiaan ini. "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dr Sahar Nashr, Direktur Bayt Zakat wa as-Shadaqat Al-Azhar atas kerja sama dan dedikasi beliau yang luar biasa. Peran beliau sangat penting dalam memastikan bantuan ini dapat terkoordinasi dengan baik dan tepat sasaran. Ini adalah bentuk nyata dari solidaritas lintas bangsa untuk kemanusiaan," tuturnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif NU Care-Lazisnu PBNU Qohari Cholil mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran proses penyaluran bantuan ambulans. "Kami sangat bersyukur karena komitmen kami untuk dapat mendistribusikan bantuan lima unit ambulans, insyaAllah akan segera dikirim. Sehingga dengan ini kami dapat memastikan bahwa setiap bantuan yang kami salurkan dapat memberikan dampak langsung bagi penerima," kata Qohari.
Lihat Juga :