KPK Minta Praperadilan Hasto Ditunda, Eks Penyidik Jelaskan Alasannya

Selasa, 21 Januari 2025 - 23:05 WIB
loading...
KPK Minta Praperadilan...
Mantan penyidik KPK Yudi Purnomo Harahap dalam diskusi Rakyat Bersuara bertajuk Laga Hasto vs KPK di Praperadilan yang tayang di iNews, Selasa (21/1/2025) malam. FOTO/TANGKAPAN LAYAR INEWS
A A A
JAKARTA - Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) Yudi Purnomo Harahap menjelaskan alasan KPK meminta penundaan sidang praperadilan yang diajukan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto . Menurutnya, yang mewakili KPK dalam praperadilan nanti bukan penyidik yang paham materi penyidikan.

Hal itu ia sampaikan dalam diskusi Rakyat Bersuara bertajuk 'Laga Hasto vs KPK di Praperadilan' yang tayang di iNews, Selasa (21/1/2025) malam.

"Bahwa nanti kan yang maju ke sidang itu bukan langsung penyidiknya yang sudah memahami perkaranya dari a sampai z. Tetapi dari teman-teman yang ada di Biro Hukum yang diberikan kuasa oleh pimpinan KPK," kata Yudi.



Yudi menilai Biro Hukum membutuhkan waktu tidak sedikit untuk keperluan administrasi. Ia menjelaskan, keperluan administrasi di antaranya berupa legalisir BAP keterangan para saksi yang dijadikan alat bukti awal dalam penetapan Hasto sebagai tersangka.

"Yang pertama itu kan terkait dengan alat-alat bukti kemudian barang bukti yang nanti akan dilegalisir termasuk BAP-BAP yang digunakan oleh KPK ketika menetapkan Pak Hasto sebagai tersangka," ujarnya.

"Kemudian tentu penyidik akan menjelaskan kepada teman-teman di biro hukum terkait dengan perkara," sambungnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Roy Suryo: Praperadilan...
Roy Suryo: Praperadilan Jilid 3 Bukan untuk Cari Duit
MA dan KPK Gelar Peningkatan...
MA dan KPK Gelar Peningkatan Integritas, Patrialis Akbar : Hakim Harus Jaga 3 Hal Agar Tak Jual Putusan
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Sidang Gugatan Praperadilan...
Sidang Gugatan Praperadilan Roy Suryo Jilid III di PN Jaksel Digelar Rabu 22 Juli
Rekomendasi
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
Berita Terkini
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Menimbang Bioetanol...
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu
Ketua Umum Partai Perindo...
Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo Hadiri Harlah ke-28 PKB di JCC Malam Ini
Kemhan Bakal Datangkan...
Kemhan Bakal Datangkan Helikopter AW149 dan 12 Pesawat Tempur dari Italia
Korban Kekerasan Seksual...
Korban Kekerasan Seksual dan TPPO Bakal Dapat Penanganan Lebih Cepat
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved