DPR Sebut Penanganan Covid-19 Belum Efektif karena Tiga Masalah Ini

Rabu, 02 September 2020 - 14:46 WIB
loading...
DPR Sebut Penanganan...
M Yahya Zaini, anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Golkar. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Jumlah orang yang terpapar Covid-19 semakin hari kian banyak. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 pada Selasa (1/9/2020), dalam 24 jam terakhir 2.775 orang terkonfirmasi positif. Total kasus positif menjadi 177.571 orang. Jumlah orang yang meninggal dunia akibat Covid-19 pun terus merangkak naik, yakni 7.505.

Anggota Komisi IX DPR Yahya Zaini mengatakan penanganan pagebluk Covid-19 yang dilakukan selama ini belum efektif dan masif. Pemerintah diminta meningkatkan kapasitas tes, tracing, dan treatment (3T). Dia mengungkapkan cakupan tes masih rendah, yakni baru sekitar 48 persen.

“Hanya DKI Jakarta yang sudah di atas standar WHO. Dengan tes yang masih rendah, yang terpapar (positif) semakin meningkat. Ini artinya masih banyak potensi masyarakat yang terpapar dan belum diketahui,” ujarnya kepada SINDOnews, Selasa (1/9/2020).

(Baca: Komisi X DPR Minta Pemerintah Ambil Langkah Darurat Pendidikan)

Dia memaparkan beberapa masalah dalam penanganan Covid-19. Pertama, lemahnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah (pemda). Bahkan, koordinasi di antara pemerintah pusat sendiri kurang baik. Menurutnya, itu terlihat dari langkah pemerintah membentuk struktur baru yang menangani penanganan Covid-19 dari aspek kesehatan dan penanganan ekonomi.

Masalah kedua, rendahnya serapan anggaran penanganan Covid-19. “Salah satunya akibat lambatnya pencairan anggaran dari Kemenkeu, khususnya untuk sektor kesehatan. Serapan anggaran Covid-19 sampai Agustus 2020, baru sekitar 25 persen. Yang terendah sektor kesehatan sekitar 7 persen,” tuturnya.

Masalah ketiga, masih terbatasnya fasilitas-fasilitas di rumah sakit-rumah sakit rujukan. Salah satunya, rumah sakit (RS) kekurangan ruang isolasi bertekanan negatif dan ventilator. Keempat, menurutnya, masyarakat kurang disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. “Munculnya, klaster-klaster baru di perkantoran dan kawasan Indonesia menjadi bukti,” ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AMI: Kebudayaan sebagai...
AMI: Kebudayaan sebagai Solusi Krisis Kepribadian Bangsa
Komisi X DPR RI Minta...
Komisi X DPR RI Minta Pemerintah Tak Pangkas Dana Pendidikan
Polemik Anggaran MBG...
Polemik Anggaran MBG Kental Nuansa Politik, Pengamat Kebijakan Publik: Secara Prosedural Sudah Disepakati DPR
Tragedi Siswa SD di...
Tragedi Siswa SD di NTT Bunuh Diri karena Orang Tua Tak Mampu Beli Buku dan Pena, Alarm Keras Bagi Negara
Kunjungi BRIN, Verrell...
Kunjungi BRIN, Verrell Bramasta: Komisi X Komitmen Kawal Kebijakan Riset dan Inovasi
Tutup 2025, Kinerja...
Tutup 2025, Kinerja Anggota X DPR Verrell Bramasta Diapresiasi Publik
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Salah Fatal, Komisi...
Salah Fatal, Komisi X DPR Desak Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Diulang
Kunjungi Tiga Kabupaten...
Kunjungi Tiga Kabupaten di Jabar, Anggota DPR Verrell Cek Fasilitas Pendidikan
Rekomendasi
Kedok Perusahaan Cangkang...
Kedok Perusahaan Cangkang Miliarder Prancis Berharta Rp2.724 Triliun Terbongkar, Alat Sunat Pajak?
Mesin Gol Maroko Cedera,...
Mesin Gol Maroko Cedera, Singa Atlas Kehilangan Taring?
Gubernur Riau Nonaktif...
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan PUPR
Berita Terkini
Kelakar Bahlil di Hadapan...
Kelakar Bahlil di Hadapan Prabowo: Koalisi Aman
Mobil Inafis Polres...
Mobil Inafis Polres Jakpus Sambangi Kantor BGN, Ada Apa?
KPK Panggil Sekda dan...
KPK Panggil Sekda dan Anggota DPRD terkait Kasus Bupati Muara Enim
Audit Media Sosial:...
Audit Media Sosial: Langkah Penting yang Sering Kita Lupakan
Sahroni Dukung Polri...
Sahroni Dukung Polri Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara Penyebab Blackout
Mantan Sekjen MPR Maruf...
Mantan Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa KPK di Kasus Gratifikasi
Infografis
Serupa tapi Tak Sama,...
Serupa tapi Tak Sama, Ini Beda Tes PCR Covid-19 dan Cacar Monyet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved