Mahfud MD Minta Warga Natuna Tak Termakan Isu Hoaks Soal Virus Corona

Selasa, 04 Februari 2020 - 11:49 WIB
Mahfud MD Minta Warga...
Mahfud MD Minta Warga Natuna Tak Termakan Isu Hoaks Soal Virus Corona
A A A
JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan, evakuasi warga di Kota Wuhan, China untuk mencegah penyebaran virus Corona juga dilakukan oleh 38 negara. Evakuasi dilakukan berdasarkan standardisasi yang direkomendasikan organisasi kesehatan dunia WHO.

Untuk itu, Mahfud mengharapkan masyarakat, pejabat dan tokoh masyarakat yang daerahnya menjadi lokasi karantina bagi warga yang dievakuasi untuk selalu mengecek informasi dari pemerintah pusat. (Baca juga: Warga Natuna Keberatan Daerahnya Jadi Tempat Observasi)

"Kita punya posko-posko dan sebagainya untuk tidak percaya pada berita hoaks yang biasanya memprovokasi mengadu domba dan mendramatisasi masalah, sebenarnya tidak ada apa-apa," kata Mahfud seusai menerima perwakilan pejabat Natuna di Kantornya, Jakarta, Selasa (4/2/2020). ( Baca juga: Menkes Pastikan Ratusan WNI dari Wuhan Sehat)

Mahfud mengaku pemerintah telah menjamin evakuasi WNI dari Wuhan ke Natuna dilakukan secara akurat dan tidak membahayakan masyarakat setempat. Jaminan itu, kata Mahfud dibuktikan dengan kehadiran badan atau fisik Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto yang sementara akan berkantor di Natuna.

Lebih lanjut Mahfud mengatakan, pemerintah akan terus berkomunikasi dengan pihak-pihak sekolah agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung seperti biasanya, dan tak diliburkan. (Baca juga: Dekat Karantina, Menkes: Tak Ada Kompensasi bagi Warga Natuna)

"Semua yang sekarang ada di Natuna yang dipulangkan dari RRC itu dalam keadaan sehat, cuma untuk melaksanakan standar internasional maka dilakukan hal yang seperti sekarang ini dimana dikarantina dulu diperiksa setiap hari sampai sekian hari dengan catatan Menteri Kesehatan berada di paling depan di bidang ini," ujarnya.

Mahfud mengaku pada 6 Februari akan datang ke Natuna untuk menggelar Istighosah dan doa bersama untuk kebaikan Indonesia. "Kemudian di sana akan dibuka posko-posko yang lebih alamiah lebih manusiawi maksudnya begini tidak menakutkan lah bukan tidak manusiawi dalam arti kejam tapi misalnya posko-posko dimana orang bekerja seperti biasa tidak seperti memakai masker atau apa gitu yang diusulkan tadi oleh teman-teman dari Natuna," katanya.
(cip)
Berita Terkait
Diisi Akademisi, Mahfud...
Diisi Akademisi, Mahfud MD Umumkan Anggota Baru Tim Saber Pungli
Usai Dilantik, Menko...
Usai Dilantik, Menko Polhukam Hadi Tjahjanto Temui Mahfud MD
Menko Polhukam Tegaskan...
Menko Polhukam Tegaskan Relaksasi PSBB Tak Abaikan Protokol Kesehatan WHO
Kementerian Kesehatan...
Kementerian Kesehatan Setujui Penerapan PSBB di Makassar
Mahfud MD Bersyukur...
Mahfud MD Bersyukur Pasien Covid-19 di RSKI Pulau Galang Sembuh
Kemenkes Umumkan Covid-19...
Kemenkes Umumkan Covid-19 Varian Baru Masuk Indonesia
Berita Terkini
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Hadiahi Istri Arist Merdeka Sirait Ziarah Holyland
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Infografis
Trump Ingin Relokasi...
Trump Ingin Relokasi Warga Gaza ke Indonesia, Kemlu: Tak Dapat Diterima!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved