Ketua Dewan Pers Kenang Sosok Atmakusumah Astraatmadja dalam Perjuangan Kemerdekaan Pers
Rabu, 08 Januari 2025 - 06:55 WIB
loading...
A
A
A
"Sesuai janji Allah kepada hambanya, siapa pun yang melahirkan sebuah karya dapat diikuti oleh insan penerusnya dan semua merasa gembira dan mengucap syukur atas torehan itu insyaAllah menjadi amal jariah bagi almarhum," tuturnya.
Ninik menceritakan perkenalkan dengan Atmakusumah terjadi ketika kegiatan Anugerah Dewan Pers. Kala itu Atmakusumah secara terang benderang memberikan gambaran tentang perjalanan beliau sebagai Ketua Dewan Pers dan kerja-kerja di dunia jurnalistik.
"Cukup lama, lebih 20-30 menit waktu itu dan beliau sangat kuat, bahkan kalau saya tidak diutik-utik sama panitia untuk mengingatkan beliau untuk berbagi waktu dengan agenda berikutnya, insyaAllah beliau masih terus akan menyampaikan pandangan-pandangannya," katanya.
Melihat sosok Atmakusumah yang sudah lanjut usia, dirinya terpanggil untuk mendampingi almarhum dalam menyampaikan materinya. Namun tak disangka justru almarhum begitu semangat dan Ninik harus merasakan pegal-pegal ketika mendampinginya.
"Saya terus terang waktu itu tidak harus mendampingi tapi saya berniat mendampingi. Saya punya kekhawatiran gitu, nanti ini bapak harus ada yang dampingi di belakangnya, Bapaknya yang malah sehat, saya yang gemeteran. Betul, kaki saya sampai berkali-kali teklak-tekluk untuk menguatkan kaki saya, Bapak tidak bergeser," ucapnya.
Ninik menceritakan perkenalkan dengan Atmakusumah terjadi ketika kegiatan Anugerah Dewan Pers. Kala itu Atmakusumah secara terang benderang memberikan gambaran tentang perjalanan beliau sebagai Ketua Dewan Pers dan kerja-kerja di dunia jurnalistik.
"Cukup lama, lebih 20-30 menit waktu itu dan beliau sangat kuat, bahkan kalau saya tidak diutik-utik sama panitia untuk mengingatkan beliau untuk berbagi waktu dengan agenda berikutnya, insyaAllah beliau masih terus akan menyampaikan pandangan-pandangannya," katanya.
Melihat sosok Atmakusumah yang sudah lanjut usia, dirinya terpanggil untuk mendampingi almarhum dalam menyampaikan materinya. Namun tak disangka justru almarhum begitu semangat dan Ninik harus merasakan pegal-pegal ketika mendampinginya.
"Saya terus terang waktu itu tidak harus mendampingi tapi saya berniat mendampingi. Saya punya kekhawatiran gitu, nanti ini bapak harus ada yang dampingi di belakangnya, Bapaknya yang malah sehat, saya yang gemeteran. Betul, kaki saya sampai berkali-kali teklak-tekluk untuk menguatkan kaki saya, Bapak tidak bergeser," ucapnya.
Lihat Juga :