Komisi I DPR RI Sepakat RUU Perlindungan Data Dikebut
Rabu, 02 September 2020 - 07:02 WIB
loading...
A
A
A
Selain menyepakati untuk melanjutkan pembahasan RUU PDP , Komisi I DPR dan pemerintah juga sepakat untuk membentuk Panitia Kerja (Panja) RUU PDP yang terdiri atas 30 anggota dari perwakilan 9 fraksi. Dari pihak pemerintah, hingga kemarin belum menyampaikan perwakilannya.
“Pembentukan panja pada raker hari ini, kita akan terlebih dulu membentuk panja yang bertugas membahas substansi RUU berdasarkan daftar inventarisasi masalah. Panja dipimpin salah seorang pimpinan Komisi I dan menteri diwakili oleh pejabat eselon I,” kata Abdul. (Baca juga: Gubernur Anies Bikin Bank DKI Borong Penghargaan)
Ke-30 anggota Panja RUU PDR merupakan perwakilan dari 9 fraksi di Komisi I DPR. Mereka masing-masing 5 pimpinan Komisi I yakni Meutya Hafid, Utut Adianto, Bambang Kristiono, Teuku Riefki Harsya, dan Abdul Kharis sendiri.
Kemudian dari Fraksi PDIP ada Dede Indra, Charles Honoris, Junico Siahaan, TB Hasanuddin, dan Sturman Panjaitan. Dari Fraksi Partai Golkar ada Bobby Rizaldi, Lodewijk Paulus, Bambang H Purnama, dan Christina Aryani. Adapun dari Fraksi Partai Gerindra tercatat nama Sugiono, Yan Mandenas, dan Rachel Maryam Saidina.
Selanjutnya dari Fraksi Partai Nasdem menugaskan M Farhan, Kresna Dewanata Prosakh, dan Willy Aditya. Untuk Fraksi PKB ada Taufiq R Abdullah, Saiful Bahri Ansori, dan Abdul Kadir Karding. Fraksi Partai Demokrat mengirim Rizki Aulia Natakusumah dan Hasan Saleh.
Sementara Fraksi PKS diwakili Jazuli Juwaini dan Sukamta, Fraksi PAN ada Ahmad Rizki Sadiq dan Farah Nahlia Putri, serta Fraksi PPP diwakili Saifullah Tamliha. “Itulah susunan panja Komisi I. Pemerintah dapat dikirimkan kepada kami di sekretariat siapa saja yang terlibat,” ujarnya. (Lihat videonya: Kericuhan Warnai Penobatan Sultan Sepuh XV Keraton Kesepuhan Cirebon)
Politikus PKS ini berharap bahwa Panja ini bisa menyelesaikan tugasnya agar RUU PDP ini bisa disahkan menjadi UU PDP. Dia pun mempersilakan Menkominfo menyampaikan pernyataan penutupnya.
Kharis pun menegaskan bahwa mulai pekan depan, Panja akan bekerja secara maraton untuk menyelesaikan pembahasan RUU PDP ini, sehingga dia mengharapkan kesiapan anggota dan perwakilan pemerintah. ‘’Mohon pihak pemerintah, ketika jadwal sudah disampaikan sekretariat, kita langsung tancap gas melakukan pembahasan DIM,” pungkasnya. (Kiswondari)
“Pembentukan panja pada raker hari ini, kita akan terlebih dulu membentuk panja yang bertugas membahas substansi RUU berdasarkan daftar inventarisasi masalah. Panja dipimpin salah seorang pimpinan Komisi I dan menteri diwakili oleh pejabat eselon I,” kata Abdul. (Baca juga: Gubernur Anies Bikin Bank DKI Borong Penghargaan)
Ke-30 anggota Panja RUU PDR merupakan perwakilan dari 9 fraksi di Komisi I DPR. Mereka masing-masing 5 pimpinan Komisi I yakni Meutya Hafid, Utut Adianto, Bambang Kristiono, Teuku Riefki Harsya, dan Abdul Kharis sendiri.
Kemudian dari Fraksi PDIP ada Dede Indra, Charles Honoris, Junico Siahaan, TB Hasanuddin, dan Sturman Panjaitan. Dari Fraksi Partai Golkar ada Bobby Rizaldi, Lodewijk Paulus, Bambang H Purnama, dan Christina Aryani. Adapun dari Fraksi Partai Gerindra tercatat nama Sugiono, Yan Mandenas, dan Rachel Maryam Saidina.
Selanjutnya dari Fraksi Partai Nasdem menugaskan M Farhan, Kresna Dewanata Prosakh, dan Willy Aditya. Untuk Fraksi PKB ada Taufiq R Abdullah, Saiful Bahri Ansori, dan Abdul Kadir Karding. Fraksi Partai Demokrat mengirim Rizki Aulia Natakusumah dan Hasan Saleh.
Sementara Fraksi PKS diwakili Jazuli Juwaini dan Sukamta, Fraksi PAN ada Ahmad Rizki Sadiq dan Farah Nahlia Putri, serta Fraksi PPP diwakili Saifullah Tamliha. “Itulah susunan panja Komisi I. Pemerintah dapat dikirimkan kepada kami di sekretariat siapa saja yang terlibat,” ujarnya. (Lihat videonya: Kericuhan Warnai Penobatan Sultan Sepuh XV Keraton Kesepuhan Cirebon)
Politikus PKS ini berharap bahwa Panja ini bisa menyelesaikan tugasnya agar RUU PDP ini bisa disahkan menjadi UU PDP. Dia pun mempersilakan Menkominfo menyampaikan pernyataan penutupnya.
Kharis pun menegaskan bahwa mulai pekan depan, Panja akan bekerja secara maraton untuk menyelesaikan pembahasan RUU PDP ini, sehingga dia mengharapkan kesiapan anggota dan perwakilan pemerintah. ‘’Mohon pihak pemerintah, ketika jadwal sudah disampaikan sekretariat, kita langsung tancap gas melakukan pembahasan DIM,” pungkasnya. (Kiswondari)
(ysw)
Lihat Juga :