Sampaikan Warisan Gus Dur, Yenny Wahid: Gunakan Kekuasaan untuk Layani Masyarakat, Bukan Diri Sendiri
Minggu, 22 Desember 2024 - 07:42 WIB
loading...
A
A
A
Yenny mengungkap, tembang tersebut mengingatkan dalam kehidupan manusia, secerdas apa pun manusia, sepintar apa pun manusia, seberkuasa apa pun, dan sekuat-kuatnya manusia, tetap hakikat kehidupan yang paling utama adalah untuk mencari jalan Ilahi. Itu ditujukan oleh alif yang menjadi petunjuk.
"Saya berdiri bukan hanya sebagai anak ke-2 Gus Dur, tapi juga sebagai saksi hidup yang melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana Gus Dur menjalani hidupnya dengan satu prinsip, yaitu menajamkan nurani dan membela yang lemah," jelasnya.
Yenny menjabarkan, banyak orang mengenang Gus Dur sebagai sosok yang tak bisa melihat secara fisik, tetapi nuraninya begitu tajam. Jauh lebih tajam daripada orang-orang yang memiliki penglihatan sempurna.
Yenny menambahkan, dengan nuraninya itulah Gus Dur mampu melihat ketidakadilan, mampu mendengar jeritan hati rakyat kecil di tengah kebisingan kekuasaan. Salah satu warisan penting Gus Dur yang ingin dia sampaikan adalah keberaniannya menggunakan kekuasaan untuk melayani masyarakat, bukan untuk melayani dirinya sendiri.
"Gus Dur memahami bahwa kekuasaan adalah amanah, bukan alat untuk memanipulasi ataupun merugikan rakyat. Kebijakan pemerintah atas rakyatnya harus didasarkan pada kemaslahatan yang ada di tengah masyarakat," katanya.
"Saya berdiri bukan hanya sebagai anak ke-2 Gus Dur, tapi juga sebagai saksi hidup yang melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana Gus Dur menjalani hidupnya dengan satu prinsip, yaitu menajamkan nurani dan membela yang lemah," jelasnya.
Yenny menjabarkan, banyak orang mengenang Gus Dur sebagai sosok yang tak bisa melihat secara fisik, tetapi nuraninya begitu tajam. Jauh lebih tajam daripada orang-orang yang memiliki penglihatan sempurna.
Yenny menambahkan, dengan nuraninya itulah Gus Dur mampu melihat ketidakadilan, mampu mendengar jeritan hati rakyat kecil di tengah kebisingan kekuasaan. Salah satu warisan penting Gus Dur yang ingin dia sampaikan adalah keberaniannya menggunakan kekuasaan untuk melayani masyarakat, bukan untuk melayani dirinya sendiri.
"Gus Dur memahami bahwa kekuasaan adalah amanah, bukan alat untuk memanipulasi ataupun merugikan rakyat. Kebijakan pemerintah atas rakyatnya harus didasarkan pada kemaslahatan yang ada di tengah masyarakat," katanya.
(cip)
Lihat Juga :