alexametrics

Jokowi 'Pasang Badan' untuk Prabowo, Netizen Nasihati Politikus PKS

loading...
Jokowi Pasang Badan untuk Prabowo, Netizen Nasihati Politikus PKS
Presiden Jokowi berbincang dengan Menhan Prabowo Subianto saat menghadiri Rapim Kementerian Pertahanan, TNI dan Polri di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (23/1/2020). Foto/SINDOnews/Eko Purwanto
A+ A-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo menjawab kritk pihak yang mempertanyakan aktivitas Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang sering bepergian ke luar negeri.

Saat menghadiri Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan dan TNI, Kamis (23/1/2020) hari ini, Jokowi menjelaskan Menhan ke luar negeri untuk melakukan diplomasi. "Kalau masih ada yang bertanya, itu belum mengerti urusan diplomasi pertahanan," kata Jokowi. (Baca juga: Bela Prabowo Sering ke Luar Negeri, Jokowi: Dalam Rangka Diplomasi Pertahanan)

Sikap Jokowi yang "pasang badan" menjawab kritik terhadap Prabowo itu ditanggapi pengguna media sosial atau netizen.



Adapun kritik terhadap Prabowo dilancarkan oleh Mardani Ali Sera, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Pemilik akun Twitter @Yesaya19105367 berpendapat seharusnya Mardani bertanya terlebih dahulu ke Prabowo sebelum mengkritik.

"Hmmm.. sy lebih setuju jika sdr @MardaniAliSera bertanya dulu ke
@prabowo seblm bersuara miring/minor ke seluruh dunia dan diluar dunia..
@jokowi,"
cuitnya.

"Banyak yg perasaannya campur aduk baca ini. Jokowi bela Prabowo dari PKS," ucap pemilik akun @TaufiqMarhaban dengan emoji tertawa menanggapi postingan berita soal ini.

"Kalau masih ada yang gak mau paham juga sih kebangetan," cuit akun @bertemanM.

Sebelumnya, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengkritik Prabowo yang beberapa kali melakukan kunjungan kerja ke luar negeri.

Sejak dilantik menjadi Menhan, Prabowo telah melakukan kunjungan kerja ke berbagai negara, yakni Malaysia, Thailand, Turki, China, Filipina, dan Jepang, terakhir ke Prancis.

Mardani mengingatkan Prabowo tentang ucapan Presiden yang pernah meminta agar pejabat meminimalkan kunjungan ke luar ngeri. "Jokowi saat 16 Agustus 2019 lalu sudah mengingatkan agar meminimalkan kunjungan ke luar negeri," kata Mardani, Jumat 15 Januari 2020.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak