Soal Harun Masiku, Desmond Lebih Percaya Imigrasi Ketimbang Menkumham

Rabu, 22 Januari 2020 - 19:12 WIB
Soal Harun Masiku, Desmond...
Soal Harun Masiku, Desmond Lebih Percaya Imigrasi Ketimbang Menkumham
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR, Desmond Junaidi Mahesa lebih percaya Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Ronny Franky Sompie ketimbang Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly tentang keberadaan Harun Masiku, tersangka kasus suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR.

Adapun Ronny Franky Sompie menyebut Harun Masiku telah berada di Indonesia dari Singapura sejak Selasa 7 Januari 2020. Sedangkan Yasonna Laoly beberapa hari lalu menyebut Harun Masiku berada di luar negeri. (Baca juga: Harun Masiku Dikabarkan Sudah di Indonesia, KPK Bakal Tindaklanjuti )

"Ya kita percaya Dirjen dong daripada menteri," ujar Desmond di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Desmond pun mengkritik Yasonna Laoly karena mengeluarkan pernyataan yang berbeda dengan bawahannya, Ronny Franky Sompie. "Pak Laoly susah membedakan antara dia sebagai menteri dan orang partai. Masa kita percaya omongan dia? Harusnya dia malu kan?" tandas Politikus Partai Gerindra ini.

Dia pun heran mengapa pernyataan Yasonna Laoly berbeda dengan Ronny Franky Sompie. "Berarti kan menteri tidak punya wibawa. Kalau menteri punya wibawa, Dirjen Imigrasi ikut menutupi berbohong, ya berarti kan enggak punya wibawa," katanya.

Sekadar diketahui, mantan Calon Legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Harun Masiku telah masuk daftar pencarian orang (DPO). Selain Harun Masiku, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan sejumlah orang sebagai tersangka kasus suap PAW itu. (Baca: LPSK Siap Berikan Perlindungan Bagi Harus Masiku, Ini Tanggapan KPK)

Mereka adalah mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan, mantan Anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina dan pihak swasta, Saeful.
(kri)
Berita Terkait
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
OTT Hanya Dua Kali dalam...
OTT Hanya Dua Kali dalam 6 Bulan, KPK: Penjahatnya Lebih Pintar
Breaking News: KPK Gelar...
Breaking News: KPK Gelar OTT Jakarta dan Bekasi, Pejabat Negara Ditangkap
OTT di Jakarta dan Semarang,...
OTT di Jakarta dan Semarang, KPK Amankan Pejabat Perkeretaapian
Hanya Tangkap 5 Orang,...
Hanya Tangkap 5 Orang, KPK Akui Tak Banyak OTT Sepanjang Semester I 2022
Usai Terjaring OTT KPK,...
Usai Terjaring OTT KPK, Bupati Meranti Segera Diterbangkan ke Jakarta
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved