Rekonsiliasi Jadi Tantangan Usai Pilkada Serentak 2024
Minggu, 08 Desember 2024 - 12:26 WIB
loading...
A
A
A
Ia menilai, fenomena ini juga menciptakan narasi negatif terhadap sistem demokrasi. Hal ini ditujukan dengan muncul adanya beberapa kelompok yang mengglorifikasi konflik pemilu sebagai preseden buruk.
Baca juga: Wamendagri Ungkap Berbagai Tujuan Pilkada Serentak 2024
Bahkan ada yang menganggap demokrasi sebagai sesuatu yang kufur atau haram. Narasi semacam ini tidak hanya merusak citra demokrasi, tetapi juga bisa memecah belah masyarakat yang sudah terbiasa hidup berdampingan dalam keragaman.
“Tantangan pasca Pilkada, manipulasi-informasi, berita bohong atau hoaks bisa memperkeruh situasi,” ucap Cecep, yang menjabat Executive Director ISR (Indonesian Strategic Research).
Cecep mengatakan untuk mencegah terjadinya konflik yang berkembang perlu adanya etika politik yang baik dari para pimpinan partai dan para calon untuk tidak memperuncing polarisasi di masyarakat akibat perbedaan pilihan di Pilkada.
Perlu menahan ego dan menahan diri untuk tidak saling menghujat atau menyebar informasi palsu.
Oleh karena itu, Cecep menyerukan perlu adanya rekonsiliasi pasca Pilkada untuk kembali merajut persatuan bangsa. Ia mendorong adanya pernyataan bersama antar elit politik dan para calon kepala daerah untuk memperkuat narasi kebangsaan dan menekankan pentingnya persatuan bangsa.
Baca juga: Wamendagri Ungkap Berbagai Tujuan Pilkada Serentak 2024
Bahkan ada yang menganggap demokrasi sebagai sesuatu yang kufur atau haram. Narasi semacam ini tidak hanya merusak citra demokrasi, tetapi juga bisa memecah belah masyarakat yang sudah terbiasa hidup berdampingan dalam keragaman.
“Tantangan pasca Pilkada, manipulasi-informasi, berita bohong atau hoaks bisa memperkeruh situasi,” ucap Cecep, yang menjabat Executive Director ISR (Indonesian Strategic Research).
Cecep mengatakan untuk mencegah terjadinya konflik yang berkembang perlu adanya etika politik yang baik dari para pimpinan partai dan para calon untuk tidak memperuncing polarisasi di masyarakat akibat perbedaan pilihan di Pilkada.
Perlu menahan ego dan menahan diri untuk tidak saling menghujat atau menyebar informasi palsu.
Oleh karena itu, Cecep menyerukan perlu adanya rekonsiliasi pasca Pilkada untuk kembali merajut persatuan bangsa. Ia mendorong adanya pernyataan bersama antar elit politik dan para calon kepala daerah untuk memperkuat narasi kebangsaan dan menekankan pentingnya persatuan bangsa.
Lihat Juga :