Pimpinan KPK Resmi Disahkan DPR, Setyo Budiyanto Akan Tetap Pertahankan OTT
Kamis, 05 Desember 2024 - 13:47 WIB
loading...
A
A
A
Setyo juga akan berkoordinasi dengan pimpinan KPK terpilih lainnya mengenai OTT. Menurutnya, OTT merupakan langkah penindakan untuk mengungkap kasus lebih besar.
"Saya yakin semuanya masih sepakat loh, masalah itu. Karena kalau saya sebut itu, ya dalam pengalaman saya selama saya bertugas di KPK, yaitu kegiatan itu merupakan pintu masuk untuk bisa mengungkap kasus yang lebih besar, gitu," kata Setyo.
"Cuma pastinya, gitu, dengan kami berlima nanti akan kami bahas lebih selektif lagi, lebih detail lagi, bagaimana bisa lebih bagus, yang lebih bisa mengungkap kasus yang lebih besar, kemudian bisa bermanfaat, dan bisa, ya syukur-syukur nanti bisa kasus-kasus yang hasil atau pengungkapan dengan nilai yang lebih besar," sambungnya.
Terkait pernyataan Johanis Tanak yang ingin OTT dihapus, dirinya bakal membicarakannya secara langsung. Johanis sendiri juga menjadi pimpinan terpilih.
"Kami kan belum pernah bertemu secara langsung berlima, gitu. Itu kan penjelasan dulu. Saya yakin itu hanya sifatnya apakah penjelasan beliau dari sisi nomenklatur atau dari sisi penamaan saja, atau memang beliau tidak setuju," ungkapnya.
"Saya yakin semuanya masih sepakat loh, masalah itu. Karena kalau saya sebut itu, ya dalam pengalaman saya selama saya bertugas di KPK, yaitu kegiatan itu merupakan pintu masuk untuk bisa mengungkap kasus yang lebih besar, gitu," kata Setyo.
"Cuma pastinya, gitu, dengan kami berlima nanti akan kami bahas lebih selektif lagi, lebih detail lagi, bagaimana bisa lebih bagus, yang lebih bisa mengungkap kasus yang lebih besar, kemudian bisa bermanfaat, dan bisa, ya syukur-syukur nanti bisa kasus-kasus yang hasil atau pengungkapan dengan nilai yang lebih besar," sambungnya.
Terkait pernyataan Johanis Tanak yang ingin OTT dihapus, dirinya bakal membicarakannya secara langsung. Johanis sendiri juga menjadi pimpinan terpilih.
"Kami kan belum pernah bertemu secara langsung berlima, gitu. Itu kan penjelasan dulu. Saya yakin itu hanya sifatnya apakah penjelasan beliau dari sisi nomenklatur atau dari sisi penamaan saja, atau memang beliau tidak setuju," ungkapnya.
(rca)
Lihat Juga :