alexametrics

Gerindra Belum Sikapi Usulan Parliamentary Threshold 5%

loading...
Gerindra Belum Sikapi Usulan Parliamentary Threshold 5%
Juru Bicara Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. Foto/Dok/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Partai Gerindra belum memiliki sikap terhadap usulan menaikkan ambang batas parlemen alias parliamentary thresold untuk DPR RI 5 %. Adapun kenaikan ambang batas parlemen itu diusulkan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

"Kami belum dalam tahap, begini kalau di PDIP kan sudah ada pembicaraan secara kepartaian secara nasional membicarakan soal parliamentary threshold, sementara Gerindra belum," ujar Juru Bicara Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Dasco mengatakan, Partai Gerindra akan membicarakan usulan PDIP tersebut. "Apakah kita setuju dinaikan atau setuju proporsional tertutup atau terbuka begitu," ujar wakil ketua DPR RI ini.



Maka itu, dia belum bisa berbicara banyak mengenai usulan menaikkan ambang batas parlemen menjadi 5 % itu. "Saya kan Jubir partai, apa yang saya kemukakan akan jadi statement partai, sementara itu belum pernah dibicarakan di partai, jadi saya enggak boleh bicara secara pribadi," tuturnya.

Selain ambang batas parlemen DPR RI 5 %, PDIP juga mengusulkan tingkat provinsi 4 % dan kabupaten atau kota 3 %. Usulan tersebut adalah salah satu rekomendasi dari rapat kerja nasional (Rakernas) PDIP.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak