Wamen PPA Veronica Tan: Perempuan Mandiri Cenderung Berani Speak Up
Minggu, 01 Desember 2024 - 17:34 WIB
loading...
A
A
A
Wakil Ketua Komisi VII DPR Fraksi Gerindra, Rahayu Saraswati juga turut menyoroti keterbatasan Kementerian PPA dalam memberdayakan perempuan.
Baca juga: Kisah Jenderal Kopassus AM Hendropriyono Ketemu Mantan Musuh Bebuyutan Bong Kee Chok saat Reuni
Rahayu menekankan pemberdayaan perempuan tidak hanya menjadi tugas Kementerian PPA.
"Kementerian PPA tidak punya wewenang memberdayakan langsung. Kalau butuh dukungan UMKM, itu wewenang kementerian UMKM. Kalau ketenagakerjaan, itu ada Kemnaker," katanya.
Selain itu, Rahayu mengingatkan pentingnya pendidikan bagi perempuan sebagai upaya untuk mengatasi kekerasan yang kerap terjadi terhadap perempuan.
Rahayu mengajak perempuan untuk tak khawatir berkiprah dalam dunia politik. Rahayu menuturkan hal itu perlu untuk mengupayakan hak-hak perempuan.
"Sebenarnya terkadang urusan politik ini sebagai banyak orang mengatakan bahwa jangan di politik, politik itu adalah daerah yang kotor sehingga perempuan tidak bisa di situ," ucapnya.
Baca juga: Kisah Jenderal Kopassus AM Hendropriyono Ketemu Mantan Musuh Bebuyutan Bong Kee Chok saat Reuni
Rahayu menekankan pemberdayaan perempuan tidak hanya menjadi tugas Kementerian PPA.
"Kementerian PPA tidak punya wewenang memberdayakan langsung. Kalau butuh dukungan UMKM, itu wewenang kementerian UMKM. Kalau ketenagakerjaan, itu ada Kemnaker," katanya.
Selain itu, Rahayu mengingatkan pentingnya pendidikan bagi perempuan sebagai upaya untuk mengatasi kekerasan yang kerap terjadi terhadap perempuan.
Rahayu mengajak perempuan untuk tak khawatir berkiprah dalam dunia politik. Rahayu menuturkan hal itu perlu untuk mengupayakan hak-hak perempuan.
"Sebenarnya terkadang urusan politik ini sebagai banyak orang mengatakan bahwa jangan di politik, politik itu adalah daerah yang kotor sehingga perempuan tidak bisa di situ," ucapnya.
Lihat Juga :