Raihan Lawatan Diplomatik Perdana
Minggu, 01 Desember 2024 - 05:40 WIB
loading...
A
A
A
Di Amerika, pertemuan dengan Joe Biden juga menyepakati penguatan hubungan ekonomi melalui peningkatan peluang perdagangan kedua pihak (12/11). Biden mengakui bahwa selama 75 tahun hubungan kerja sama antara Indonesia dan AS adalah hubungan terkuat yang pernah ada. Kedua pemimpin juga berkomitmen untuk melanjutkan kerja sama yang telah terjalin agar lebih komprehensif.
Sehari sebelumnya (11/11), Prabowo bertemu The United States Indonesia Society (USINDO) yakni sebuah organisasi non-pemerintahan yang didirikan untuk meningkatkan saling pemahaman dan memperkuat hubungan di antara kedua negara dan penduduknya. Pertemuan dihadiri 25 pihak dari kedua negara termasuk beberapa pimpinan perusahaan besar AS seperti Freeport Mcmoran, S&P Global, Boeing, BP America, Exxonmobil, Citi, Caterpillar, dan lain-lain. Keterlibatan pihak swasta ini menjadi peluang besar bagi implementasi kerjasama selanjutnya.
Melalui percakapan telepon, Presiden AS terpilih, Donald Trump memuji kefasihan bahasa Inggris Prabowo yang kemudian meresponnya dengan menyebut bahwa semua pelatihan militernya didapatkan di Amerika. Di Tiongkok Presiden Prabowo menyebut negara itu bukan hanya sebagai adikuasa tetapi juga sebagai bangsa berperadaban besar, yang dibalas apresiasi Perdana Menteri Xi Jin Ping atas pemilihan Tiongkok sebagai negara pertama kunjungannya. Sentuhan diplomasi personal seperti ini penting dalam mempertajam komunikasi diplomasi formal.
Di Inggris, PM Keir Starmer dan Prabowo memperingati 75 tahun hubungan bilateral dan sepakat mengupayakan kemitraan strategis baru lebih mendalam pada tahun 2025. Hal ini menyediakan kerangka kerja yang melibatkan kalangan bisnis, akademisi, lembaga penelitian, organisasi budaya, dan masyarakat yang luas. Inggris juga mendukung upaya Indonesia bergabung ke Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) dan memberikan paket dukungan teknis.
Dalam pertemuan di Istana Qasr Al-Watan Abu Dhabi (23/11/2024), Prabowo bertemu langsung dengan Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) dan menyepakati tujuh kesepakatan kerja sama terutama untuk bidang ekonomi dan sosial budaya. Kesepakatan itu di antaranya terkait sektor industri dan advanced technology, energi, pertambangan dan infrastruktur, kesehatan, kebudayaan, pariwisata, serta capacity building SDM dan tata kelola pemerintahan.
Sehari sebelumnya (11/11), Prabowo bertemu The United States Indonesia Society (USINDO) yakni sebuah organisasi non-pemerintahan yang didirikan untuk meningkatkan saling pemahaman dan memperkuat hubungan di antara kedua negara dan penduduknya. Pertemuan dihadiri 25 pihak dari kedua negara termasuk beberapa pimpinan perusahaan besar AS seperti Freeport Mcmoran, S&P Global, Boeing, BP America, Exxonmobil, Citi, Caterpillar, dan lain-lain. Keterlibatan pihak swasta ini menjadi peluang besar bagi implementasi kerjasama selanjutnya.
Melalui percakapan telepon, Presiden AS terpilih, Donald Trump memuji kefasihan bahasa Inggris Prabowo yang kemudian meresponnya dengan menyebut bahwa semua pelatihan militernya didapatkan di Amerika. Di Tiongkok Presiden Prabowo menyebut negara itu bukan hanya sebagai adikuasa tetapi juga sebagai bangsa berperadaban besar, yang dibalas apresiasi Perdana Menteri Xi Jin Ping atas pemilihan Tiongkok sebagai negara pertama kunjungannya. Sentuhan diplomasi personal seperti ini penting dalam mempertajam komunikasi diplomasi formal.
Di Inggris, PM Keir Starmer dan Prabowo memperingati 75 tahun hubungan bilateral dan sepakat mengupayakan kemitraan strategis baru lebih mendalam pada tahun 2025. Hal ini menyediakan kerangka kerja yang melibatkan kalangan bisnis, akademisi, lembaga penelitian, organisasi budaya, dan masyarakat yang luas. Inggris juga mendukung upaya Indonesia bergabung ke Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) dan memberikan paket dukungan teknis.
Dalam pertemuan di Istana Qasr Al-Watan Abu Dhabi (23/11/2024), Prabowo bertemu langsung dengan Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) dan menyepakati tujuh kesepakatan kerja sama terutama untuk bidang ekonomi dan sosial budaya. Kesepakatan itu di antaranya terkait sektor industri dan advanced technology, energi, pertambangan dan infrastruktur, kesehatan, kebudayaan, pariwisata, serta capacity building SDM dan tata kelola pemerintahan.
Simbol Penting
Aspek penting kedua diplomasi adalah perwakilan simbolik. Kehadiran presiden menunjukkan simbol bahwa negara dan organisasi yang dikunjungi penting bagi kita. Keempat negara adalah kekuatan utama dari Asia, Amerika, Eropa, dan Timur Tengah.Lihat Juga :