Pengacara: Said Didu Tidak Pernah Berniat Menyerang Pribadi Luhut

Sabtu, 02 Mei 2020 - 16:00 WIB
loading...
Pengacara: Said Didu...
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (kiri) dan mantan Sekretaris BUMN Said Didu. Foto/SINDOnews/Istimewa
A A A
JAKARTA - Perseteruan antara Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dengan mantan Sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu sudah masuk ranah hukum.

Tim kuasa hukum Luhut sudah melaporkan Said Didu ke Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal (Barekrim) Polri.

Aduan itu telah diterima dengan nomor LP/B/018/IV/2020/Bareskrim tertanggal 8 April 2020. Rencananya, kepolisian sudah memanggil Said Didu untuk dimintai keterangan sebagai saksi pada Senin (4/4/2020) mendatang.

Said Didu mengaku sudah menunjuk Tim Advokasi Suluh Kebenaran menjadi kuasa hukumnya untuk menangani laporan tersebut. Hal itu pun ditegaskan Said melalui akun Twitter miliknya @msaid_didu.

“Beredar surat panggilan terhadap saya dari polisi terkait peristiwa yang selama ini beredar, tapi karena sudah masuk ranah hukum maka penjelasan tentang hal tersebut ditangani oleh Tim Advokasi Suluh Kebenaran (TASK) yang dikoordinir oleh Letkol CPM (P) Dr Drs Helvis, SSos, SH, MH,” begitu keterangan Said di akunnya, Jumat 1 Mei 2020 sore.

Hal itu dibenarkan Koordinator tim hukum Said Didu, Letkol Purn Helvis. Dia mengatakan menghargai pemanggilan tersebut dan tetap hadir di Bareskrim Polri, Senin nanti. “Prinsipnya, kami taat akan pemanggilan oleh pihak kepolisian,” kata Helvis saat dihubungi SINDOnews, Sabtu (2/4/2020).

Dia menjelaskan Said Didu sudah berupaya untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Hal itu ditunjukkan melalui surat klarifikasi yang dikirim langsung ke Luhut pada 7 April lalu, satu hari sebelum pelaporan ke Bareskrim Polri.

“Inti surat tersebut menyatakan bahwa dalam surat klarifikasi tersebut Pak Said Didu di dalam hatinya tidak pernah terbesit atau niat sedikitpun untuk menghina, mencela atau mencemarkan pribadi atau nama baiknya Pak Luhut,” ujarnya.(Baca juga: Menteri Luhut Panjaitan Laporkan Said Didu ke Polisi )

Helvis menilai, Said hanya mengkritik kebijakan Luhut yang menjadi bagian dari pemerintahan saat ini. Termasuk mengenai persoalan uang yang sudah dijelaskan dalam surat klarifikasi tersebut.

“Di dalam hati Pak Said Didu tidak pernah terbesit dan niatan untuk menyerang pribadi Pak luhut. Itu dinamika,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, kasus ini bermula dari unggahan video berjudul MSD: Luhut Hanya Pikirkan Uang, Uang, Uang yang diunggah di akun YouTube milik Said Didu, beberapa pekan lalu. Dalam konten berdurasi 22 menit 44 detik tersebut, Said beberapa kali menyinggung eks Kepala Staf Kepresidenan Indonesia tersebut.

Kendati sudah menyampaikan klarifikasi perihal video itu, kasus itu belum usai. Seraya tak puas dengan isi klarifikasi tersebut, pihak Luhut tetap mengajukan kasus itu ke kepolisian.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Pengacara GAMKI Tegaskan...
Pengacara GAMKI Tegaskan Laporan Terhadap JK Bukan Berniat Menghukum
ABP: Pernyataan Amien...
ABP: Pernyataan Amien Rais Fitnah Keji dan Menyesatkan
JK Hari Ini Bakal Laporkan...
JK Hari Ini Bakal Laporkan Rismon ke Polisi, Kuasa Hukum Angkat Bicara
Rismon Berubah Haluan,...
Rismon Berubah Haluan, Roy Suryo: Ada Sesuatu yang Membuat Dia Ketakutan
Pandji Pragiwaksono...
Pandji Pragiwaksono Bicara Peluang Restorative Justice di Kasus Adat Toraja
Dilaporkan Balik Oleh...
Dilaporkan Balik Oleh Penyanyi Muda Syahravi, Begini Tanggapan Fariz RM
Tanpa Somasi, Sarwendah...
Tanpa Somasi, Sarwendah Laporkan Akun Media Sosial yang Diduga Cemarkan Nama Baik
Amanda Manopo Resmi...
Amanda Manopo Resmi Laporkan Pencemaran Nama Baik Demi Sang Buah Hati
Rekomendasi
Setelah Bikin Marah...
Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton
Pengendara Ninja yang...
Pengendara Ninja yang Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa Ditangkap, Begini Penampakannya
BRIN Buka Program Magang...
BRIN Buka Program Magang Riset dan Non Riset 2026, Ini Jadwal dan Persyaratannya
Berita Terkini
DPR Soroti Maraknya...
DPR Soroti Maraknya Kampanye LGBT, Dinilai Bisa Ganggu Ketahanan Nasional
Pengamat: BUMN Bukan...
Pengamat: BUMN Bukan Tempat Bagi-bagi Jabatan
Kasus Syah Afandin Jadi...
Kasus Syah Afandin Jadi Alarm, Anggaran Pendidikan Masih Ladang Korupsi
Korupsi Seragam Sekolah...
Korupsi Seragam Sekolah oleh Bupati Langkat Rugikan Orang Tua Murid
Hari Ini Prabowo dan...
Hari Ini Prabowo dan PM Singapura Bertemu Bahas Kerja Sama Bilateral hingga Isu Global
Membangun dari Daerah,...
Membangun dari Daerah, Menguatkan Indonesia
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved