Didukung Perindo, Rusdy Mastura- Ma'Mur Amin Komitmen Sejahterakan Sulteng
Sabtu, 29 Agustus 2020 - 14:08 WIB
loading...
A
A
A
Kedua pasangan ini pun memiliki tagline kerjas keras, kerja tuntas berdasarkan kejujuran. Menurutnya, tagline itu dipilih lantaran kejujuran sudah sulit ditemukan di kondisi saat ini. "Selalu yang menjadi tagline kami adalah kerja keras dan kerja tuntas berdasarkan kejujuran. Jadi kami ingin kerja yang keras dan tuntas demi kejujuran, karena itu yang sangat mahal sekarang," ucapnya. (Baca juga: Perindo Dukung Jamaluddin Pohan-Pantas Maruba di Pilkada Sibolga)
Rusdy optimistis akan meraup suara yang banyak dari masyarakat Sulteng dan memenagkan pesta demokrasi tersebut. Dia menuturkan, daerah yang akan dipimpinnya nanti amat banyak memiliki sumber daya alam (SDA) yang jika dimanfaatkan dengan baik akan sangat membantu meningkatkan pendapatan daerah.
"Kami optimistis, bukan lagi hanya 50%, tapi 100%. Karena kami tahu daerah kami ini kaya, Sulteng itu wilayah yang terkaya di Pulau Sulawesi. Kami punya nikel, biji besi, kami punya gas, minyak, dan emas. Kami pun juga punya uranium dan molentum. Komoditi kami juga, bayangkan garis pantai kami saja ada 4.013 km. Berapa budidaya yang harus kami bisa kami kelola, mulai dari Udang, rumput laut, hingga ikan," imbuhnya.
Dikarenakan sumber daya alam yang banyak, saat mengelolanya dia memastikan agar tetap menjaga alam tersebut jangan sampai rusak. Menurutnya, kajian lingkungan hidup juga merupakan prioritas. "Iya, jadi saya bilang komoditi dan alam itu akan menjadi kajian lingkungan hidup, dan harus menjadi kajian. Segala sesuatu yang menyebabkan kerusakan besar kita tinggalkan," tandasnya.
Rusdy optimistis akan meraup suara yang banyak dari masyarakat Sulteng dan memenagkan pesta demokrasi tersebut. Dia menuturkan, daerah yang akan dipimpinnya nanti amat banyak memiliki sumber daya alam (SDA) yang jika dimanfaatkan dengan baik akan sangat membantu meningkatkan pendapatan daerah.
"Kami optimistis, bukan lagi hanya 50%, tapi 100%. Karena kami tahu daerah kami ini kaya, Sulteng itu wilayah yang terkaya di Pulau Sulawesi. Kami punya nikel, biji besi, kami punya gas, minyak, dan emas. Kami pun juga punya uranium dan molentum. Komoditi kami juga, bayangkan garis pantai kami saja ada 4.013 km. Berapa budidaya yang harus kami bisa kami kelola, mulai dari Udang, rumput laut, hingga ikan," imbuhnya.
Dikarenakan sumber daya alam yang banyak, saat mengelolanya dia memastikan agar tetap menjaga alam tersebut jangan sampai rusak. Menurutnya, kajian lingkungan hidup juga merupakan prioritas. "Iya, jadi saya bilang komoditi dan alam itu akan menjadi kajian lingkungan hidup, dan harus menjadi kajian. Segala sesuatu yang menyebabkan kerusakan besar kita tinggalkan," tandasnya.
(cip)
Lihat Juga :