10 Bulan Kembali Jadi Menteri, Ini Tujuh Capaian Keberhasilan Mentan Amran

Selasa, 15 Oktober 2024 - 19:49 WIB
loading...
A A A
Budiman mendukung program cetak sawah yang dijalankan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mempercepat swasembada pangan yang merupakan prioritas utama dari agenda panjang pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto pada 5 tahun ke depan. Prabowo ingin Indonesia benar-benar berdaulat dan memiliki kemandirian pangan yang berkelanjutan.

Menurut Budiman, desentralisasi produksi pangan merupakan salah satu strategi yang akan melibatkan puluhan ribu desa untuk melakukan intensifikasi maupun ekstensifikasi pertanian, terutama pada beberapa komoditi utama.

Sebagai informasi, Kementan dibawah pimpinan Andi Amran Sulaiman sukses mengerjakan optimasi lahan rawa atau Oplah seluas 40 ribu hektare di Merauke, Papua Selatan.

Saat ini, program tersebut sudah memasuki masa tanam dan panen sehingga mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar. Mereka bersyukur tanah kelahirannya dijadikan program strategis nasional.

Optimasi lahan rawa ini akan menjadi pemanasan sebelum Kementan akan melakukan rencana besar mereka untuk cetak sawah baru di Merauke dengan total target 1 juta hektare. Program ini perlu dilakukan tidak hanya untuk menjadikan Indonesia mandiri pangan, tapi mewujudkan mimpi besar Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

Uskup Agung Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Petrus Canisius Mandagi bahkan menyebut oplah dan cetak sawah merupakan proyek kemanusiaan bagi masyarakat Papua yang selama ini memiliki tanah subur namun belum dikelola secara baik.

Menurutnya, pertanian adalah sektor yang berkaitan erat dengan kebutuhan pokok sehari-hari, yaitu makanan. Maka dari itu, apa yang dicanangkan pemerintah memiliki tujuan yang sama dengan hukum agama yang masyarakat Papua anut.

Rencana cetak sawah baru juga disambut oleh warga setempat. Ketua adat dari salah satu marga di Kampung Kaliki, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Albertus Mahuse mengatakan, warganya sudah mengajukan dari 5 tahun lalu agar lahan mereka bermanfaat. Namun, baru bisa dibantu pemerintah saat ini dengan dibukakan lahan seluas 1.000 hektare yang terbagi di 3 titik.

Albertus menambahkan, pihaknya juga sudah mengumpulkan alat mesin pertanian (alsintan) seperti combine harvester, transplanter, traktor, dan pompa air.

"Kami akan mengusulkan pak menteri alat excavator, semua. Sudah dibantu sementara,nanti kami akan bekerja dan akan meminta pertolongan kepada pemerintah alat-alat pengolahan, seperti jonder, traktor, pompa air, termasuk benih. Ya combine juga," tuturnya.
(skr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mentan Amran Antar Jenazah...
Mentan Amran Antar Jenazah Anggota IV BPK RI Haerul Saleh dari RSUD Pasar Minggu
Di Komisi IV DPR, Mentan:...
Di Komisi IV DPR, Mentan: Stok Beras Capai 4,6 Juta Ton, Cukup 11 Bulan ke Depan
Dukung Swasembada Pangan,...
Dukung Swasembada Pangan, BRIN Jadi Dapur Riset Sinergi dengan Kementan dan Kemdiktisaintek
Presiden Prabowo Panggil...
Presiden Prabowo Panggil Airlangga dan Purbaya ke Istana, Ada Apa?
Kementan Bentuk 33 Balai...
Kementan Bentuk 33 Balai Besar Modernisasi Pertanian di 33 Provinsi
Kementan Susun Skema...
Kementan Susun Skema Penguatan Sektor Perunggasan
FAO Ingatkan Risiko...
FAO Ingatkan Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Siap Ambil Peran Pemasok Pangan Dunia
Indonesia Ekspor Pupuk...
Indonesia Ekspor Pupuk Urea ke Australia, Total Nilainya Tembus Rp7 Triliun
El Nino Mengintai, Mentan...
El Nino Mengintai, Mentan Amran Instruksikan Perkuat Infrastruktur Pengairan Nasional
Rekomendasi
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved