Temuan PPATK Soal Kepala Daerah Cuci Uang di Kasino Harus Diusut Tuntas

Senin, 16 Desember 2019 - 16:54 WIB
Temuan PPATK Soal Kepala...
Temuan PPATK Soal Kepala Daerah Cuci Uang di Kasino Harus Diusut Tuntas
A A A
JAKARTA - Temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait dugaan adanya kepala daerah yang melakukan pencucian uang di kasino di luar negeri mengagetkan banyak pihak. Komisi II DPR sendiri meminta agar temuan tersebut segera diusut tuntas.

“Saya kira ini harus diusut tuntas PPATK harus menjelaskan lebih clear dana itu apa dan siapa yang punya. Dan saya kira aparat penegak hukum juga harus sudah masuk meneliti. Menurut saya itu tidak wajar pertama penempatannya saja di rekening kasino sudah sesuatu yang buruk artinya kalau ada orang yang menempatkan dana ke rekening seperti itu, orang yang interaksinya sudah sering dengan dunia yang seperti itu,” ujar Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tanjung di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (16/12/2019).

Menurut Doli, meskipun memang jika kepala daerah itu bermain dan menghabiskan waktu di kasino karena pekerjaannya di daerah sudah selesai itu tetap tidak benar. Karena seharusnya kepala daerah memberikan contoh yang baik.

“Kalau kepala daerah berinteraksi dengan dunia seperti itu, itu kepala daerah apa tidak ada kerjanya lagi selain atau apakah sudah selesai masalah di daerahnya sehingga dia bisa asyik-asyik main di kasino itu tidak benar juga,” imbuhnya.

Karena itu, Politisi Partai Golkar ini mendesak kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mencari tahu dan memberikan pembinaan kepada kepala daerah tersebut soal bagaimana menjalankan tugasnya untuk memajukan daerah.

“Jalan-jalan saja menurut saya sudah mengurangi kerjanya sebagai kepala daerah apa lagi bermain di kasino, luar biasa buruk sekali,” sesalnya.

Lebih dari itu, dia menambahkan, PPATK harus menjelaskan soal temuannya itu apakah si kepala daerah tersebut menggunakan dana pribadi atau ABPD.

“Itu yang harus dijelaskan oleh PPATK tapi dana apapun itu baik itu pribadi maupun dana dari daerah itu sesuatu yang tidak baik diputar ke dunia seperti itu,” tegas Doli.
(kri)
Berita Terkait
PPATK Beberkan Dugaan...
PPATK Beberkan Dugaan Pencucian Uang di Indonesia, Ini Rincian Nilainya
Berantas Pencucian Uang,...
Berantas Pencucian Uang, PPATK Luncurkan Aplikasi goAML
Terungkap! Transaksi...
Terungkap! Transaksi Tindak Pidana Pencucian Uang Tembus Rp120 Triliun
PPATK Ngaku Telah Sampaikan...
PPATK Ngaku Telah Sampaikan 7.381 LHA dan 235 LHP Dugaan TPPU ke Aparat dan Kementerian
Kepala PPATK Soal Transaksi...
Kepala PPATK Soal Transaksi Mencurigakan Rp349 Triliun: Kesalahannya Itu Diterjemahkan di Kemenkeu
DPR Bareng Mahfud MD,...
DPR Bareng Mahfud MD, Sri Mulyani, dan Kepala PPATK Bahas Polemik Rp349 Triliun Pekan Depan
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved