alexametrics

Maju Pilkada, Gibran dan Bobby Nasution Sudah Komunikasi ke PDIP

loading...
Maju Pilkada, Gibran dan Bobby Nasution Sudah Komunikasi ke PDIP
Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan menantu, Bobby Nasution masing-masing menyatakan diri siap maju sebagai bakal calon kepala daerah. Foto/Biro Pers Kepresidenan
A+ A-
JAKARTA - Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan menantu, Bobby Nasution masing-masing menyatakan diri siap maju sebagai bakal calon kepala daerah. Gibran akan maju di Pilwalkot Solo, sementara Bobby akan maju di Kota Medan.

Gibran dikabarkan akan mendaftar ke DPD PDIP Jawa Tengah hari Kamis 12 Desember ini. Sedangkan Bobby yang juga suami dari putri Jokowi, Kahiyang Ayu sudah mendaftar lebih dulu ke DPD PDIP Sumatera Utara pada 3 Desember 2019 lalu.

Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tetap menerapkan prinsip kesetaraan warga negara untuk mencalonkan diri sebagai kepala daerah.



"Maka Mas Bobby sudah mendaftar dan saya sudah ditugaskan oleh Bu Mega untuk menemui Mas Bobby saat itu. Kami juga sudah berdialog tetapi proses pengambilan keputusan itu merupakan hal yang berbeda," ujar Hasto, Kamis (12/12/2019).

Hasto mengatakan, untuk mendapatkan rekomendasi partai, semua bakal calon termasuk Gibran dan Bobby harus mendapatkan respons yang positif dari masyarakat dan berdasarkan survei dari masyarakat. Sehingga, saat Gibran bertemu Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri pun mendapatkan pesan-pesan perjuangan.

Hasto menegaskan jika Gibran sudah sowan langsung ke Megawati, Bobby diakuinya belum. Sebab kata Hasto, dirinya sudah diperintahkan Megawati untuk bertemu Bobby. Menurutnya, sampai saat ini belum diambil keputusan dari Megawati untuk anggota keluarga Jokowi itu maju sebagai calon kepala daerah.

"Pertemuan tidak mengambil keputusan. Pertemuan Mas Gibran menyampaikan maksud tujuannya dan mewaikili anak tertua dari Bapak Jokowi kemudian Mas Bobby bertemu dengan saya dalam rangka dialog untuk memahami bagaimana PDI perjuangan," tuturnya.

"Terkait keputusan pencalonan merupakan hal berbeda karena di sini kita melihat hasil psikotesnya Mas Gibran juga harus ikut psikotes. Semua yang bergabung ke PDIP harus mengikuti psikotes. Dan nanti yang direkomendasikan harus mengikuti sekolah partai yang dirangkai DPP," imbuhnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak