Menelusuri Strategi Komunikasi Politik Perindo Jelang Pilkada 2024

Senin, 30 September 2024 - 11:01 WIB
loading...
A A A
Sebagai figur yang memiliki komitmen kuat terhadap kesejahteraan masyarakat desa, citra I Gede Dana digunakan oleh Perindo untuk menarik simpati pemilih di daerah tersebut.

Mobilisasi Dukungan: Memanfaatkan Figur Lokal dan Media
Perindo memaksimalkan penggunaan teori Two-Step Flow (Lazarsfeld, 1944), di mana pesan politik disampaikan melalui tokoh-tokoh masyarakat atau opinion leader. Tokoh-tokoh lokal seperti Dominggus Mandacan dan I Gede Dana menjadi contoh bagaimana Perindo menggunakan pengaruh figur masyarakat untuk menjangkau pemilih dengan lebih efektif.

Tokoh-tokoh ini menjadi jembatan antara pesan partai dengan kepentingan lokal, memastikan bahwa pesan tersebut relevan dan sampai kepada target pemilih. Selain itu, Perindo memanfaatkan jaringan media MNC Group untuk memberikan eksposur lebih besar kepada kandidat yang mereka usung.

Dukungan media yang intens terhadap pencalonan Dominggus Mandacan, misalnya, menunjukkan bagaimana Perindo menggunakan platform media untuk menyebarluaskan agenda politik mereka secara luas.

Perbandingan dengan Strategi Partai Lain
Jika dibandingkan dengan partai lain seperti PDIP, yang mendukung figur nasional terkenal seperti Khofifah Indar Parawansa di Jawa Timur, Perindo lebih menonjolkan pendekatan kolaboratif dan lokal. PDIP menggunakan popularitas figur nasional untuk menarik dukungan pemilih dengan elektabilitas tinggi, sementara Perindo lebih memilih mendukung kandidat lokal yang memiliki koneksi kuat dengan masyarakat setempat.

Pendekatan ini memungkinkan Perindo lebih fleksibel dalam merespons kebutuhan dan keinginan pemilih di daerah. Sementara itu, partai seperti Partai Gerindra memiliki strategi yang berbeda dengan fokus yang lebih besar pada mobilisasi massa melalui kampanye langsung dan penggunaan figur sentral seperti Prabowo Subianto.

Gerindra cenderung lebih menonjolkan narasi yang terpusat pada tokoh nasional mereka, dengan pesan yang konsisten di seluruh wilayah, berbeda dengan pendekatan Perindo yang lebih mendekatkan diri pada kebutuhan masyarakat lokal.

Di sisi lain, Partai Nasdem lebih mengandalkan komunikasi digital dan media sosial untuk meraih simpati pemilih muda. Dengan strategi yang menargetkan pemilih milenial dan Gen Z, Nasdem menggunakan konten digital yang viral dan kampanye interaktif untuk menjangkau segmen pemilih yang lebih luas. Metode ini berbeda dengan Perindo yang lebih banyak memanfaatkan tokoh-tokoh lokal sebagai penghubung antara partai dan pemilih.

Pemilih Tidak Selalu Terjangkau oleh Media dan Dinamika di Lapangan
Meski Perindo memiliki kekuatan media yang cukup besar, mereka menghadapi beberapa tantangan dalam menjangkau pemilih, terutama di wilayah yang sulit dijangkau media. Teori Efek Minimal (Klapper, 1960) menunjukkan bahwa media sering tidak memiliki kekuatan penuh untuk mengubah sikap politik pemilih yang sudah memiliki preferensi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Ekologi adalah Kesehatan:...
Ekologi adalah Kesehatan: Ketika Dua Visi Besar Emil Salim dan Farid Moeloek Menjadi Keharusan Zaman
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Rekomendasi
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Berita Terkini
Soroti Masalah Bangsa,...
Soroti Masalah Bangsa, Jaringan Cendekiawan Muda Ajukan 7 Tuntutan
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Sony Sonjaya Bungkam...
Sony Sonjaya Bungkam Jelang Diperiksa Kejagung soal Dugaan Korupsi MBG
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved