Tampang 2 Tersangka Pembubaran Diskusi Din Syamsuddin Cs Dikomentari Netizen: Mukanya Masih Mulus
Minggu, 29 September 2024 - 18:46 WIB
loading...
A
A
A
Ada juga netizen yang pesimis kepolisian mampu menangkap dan mengungkap dalang atau pihak yang menyuruh para pelaku membubarkan diskusi tersebut. “Biasanya Dalangnya mah sulit buat di tangkap,” cuit @basukirahma***.
Baca juga: Identitas Pelaku dan Alasannya Bubarkan Paksa Diskusi Din Syamsuddin Cs
Diketahui, diskusi itu sedianya dilakukan pada Sabtu (28/9/2024) di Hotel Grand Kemang. Namun, saat itu sejumlah kelompok massa tiba-tiba menggeruduk lingkungan hotel.
Mereka berdalih bahwa diskusi itu tidak sesuai dengan jiwa patriotisme dan nasionalisme serta tidak ada pemberitahuan kepada pihak kepolisian atau pihak berwajib saat mengumpulkan massa atau gelar Silaturahmi Kebangsaan Diaspora.
"Alasannya tidak ada izin dan memecah belah persatuan dan kesatuan," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy dalam konferensi pers, Minggu (29/9/2024).
Djati mengklaim bahwa polisi saat itu melakukan pengamanan hingga sempat juga terjadi bentrok antara massa aksi penolak diskusi dengan kepolisian. "Di situ terjadi juga desak-desakan, saling dorong-mendorong, mereka akan masuk ke dalam gedung. Jadi sempat benturan juga dengan petugas kami yang melaksanakan kegiatan pengamanan pada saat itu," ungkap dia.
Dia menuturkan, polisi sempat mengadakan negosiasi antara kelompok penentang diskusi dengan penyelenggara diskusi. Menurut Djati, koordinator kedua belah pihak sempat bertemu.
Baca juga: Identitas Pelaku dan Alasannya Bubarkan Paksa Diskusi Din Syamsuddin Cs
Diketahui, diskusi itu sedianya dilakukan pada Sabtu (28/9/2024) di Hotel Grand Kemang. Namun, saat itu sejumlah kelompok massa tiba-tiba menggeruduk lingkungan hotel.
Mereka berdalih bahwa diskusi itu tidak sesuai dengan jiwa patriotisme dan nasionalisme serta tidak ada pemberitahuan kepada pihak kepolisian atau pihak berwajib saat mengumpulkan massa atau gelar Silaturahmi Kebangsaan Diaspora.
"Alasannya tidak ada izin dan memecah belah persatuan dan kesatuan," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy dalam konferensi pers, Minggu (29/9/2024).
Djati mengklaim bahwa polisi saat itu melakukan pengamanan hingga sempat juga terjadi bentrok antara massa aksi penolak diskusi dengan kepolisian. "Di situ terjadi juga desak-desakan, saling dorong-mendorong, mereka akan masuk ke dalam gedung. Jadi sempat benturan juga dengan petugas kami yang melaksanakan kegiatan pengamanan pada saat itu," ungkap dia.
Dia menuturkan, polisi sempat mengadakan negosiasi antara kelompok penentang diskusi dengan penyelenggara diskusi. Menurut Djati, koordinator kedua belah pihak sempat bertemu.
Lihat Juga :