UKP Mardiono Bahas Upaya Tekan Angka Kemiskinan Ekstrem
Kamis, 26 September 2024 - 17:46 WIB
loading...
Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (25/9/2024). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (25/9/2024). Dia berdiskusi bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kalbar membahas upaya menekan angka kemiskinan ekstrem.
Mardiono mengungkapkan bahwa ada banyak potensi daerah yang dapat ditingkatkan dan dimanfaatkan guna menekan angka kemiskinan ekstrem di Kalbar. Misalnya, produktivitas sektor unggulan atau sektor basis (sektor pertanian, industri pengolahan, serta perdagangan), nilai tambahnya melalui hilirisasi, hingga pengembangan UMKM.
“Kalbar memiliki keunggulan komparatif yang tidak dimiliki provinsi lain. Luasnya sumber daya lahan, posisi geografis wilayah perbatasan yang strategis (5 PLBN), membuka peluang pengembangan sektor perdagangan, industri, dan UMKM yang akhirnya dapat memperluas lapangan kerja dan menekan angka kemiskinan ekstrem,” ujar Mardiono.
Baca juga: UKP Mardiono Dorong Peningkatan Produktivitas Angkatan Kerja untuk Hadapi Bonus Demografi
Dia juga menyampaikan pentingnya perbaikan layanan pendidikan untuk memperbaiki indeks pembangunan manusia (IPM) di Kalbar. Maka itu, wilayah Kalbar yang luas membutuhkan konektivitas infrastruktur yang merata termasuk sarana prasarana pendidikan.
Mardiono mengungkapkan bahwa ada banyak potensi daerah yang dapat ditingkatkan dan dimanfaatkan guna menekan angka kemiskinan ekstrem di Kalbar. Misalnya, produktivitas sektor unggulan atau sektor basis (sektor pertanian, industri pengolahan, serta perdagangan), nilai tambahnya melalui hilirisasi, hingga pengembangan UMKM.
“Kalbar memiliki keunggulan komparatif yang tidak dimiliki provinsi lain. Luasnya sumber daya lahan, posisi geografis wilayah perbatasan yang strategis (5 PLBN), membuka peluang pengembangan sektor perdagangan, industri, dan UMKM yang akhirnya dapat memperluas lapangan kerja dan menekan angka kemiskinan ekstrem,” ujar Mardiono.
Baca juga: UKP Mardiono Dorong Peningkatan Produktivitas Angkatan Kerja untuk Hadapi Bonus Demografi
Dia juga menyampaikan pentingnya perbaikan layanan pendidikan untuk memperbaiki indeks pembangunan manusia (IPM) di Kalbar. Maka itu, wilayah Kalbar yang luas membutuhkan konektivitas infrastruktur yang merata termasuk sarana prasarana pendidikan.
Lihat Juga :