Kemenhub Butuh Rp222,69 T Bangun Transportasi Ibu Kota Baru

Rabu, 20 November 2019 - 16:45 WIB
Kemenhub Butuh Rp222,69...
Kemenhub Butuh Rp222,69 T Bangun Transportasi Ibu Kota Baru
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membutuhkan sekitar Rp222,69 triliun untuk membangun transportasi di ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim). Namun, transportasi di IKN jauh lebih canggih ketimbang Jakarta.

Angka ini disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenhub Djoko Sasono dalam rapat kerja (Raker) dan rapat dengar pendapat (RDP) terkait pembangunan IKN dengan Komisi V DPR. (Baca juga: Pemerintah Siapkan Dua Cara Pemindahan ASN ke Ibu Kota Baru)

“Rp 222,69 triliun itu bakal digunakan untuk membangun transportasi darat, laut dan udara. Rinciannya, Rp30 miliar untuk membuat master plan, detail engineering design, dan studi kelayakan,” kata Djoko di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Kemudian, Djoko memaparkan, adapun Rp7,35 triliun akan digunakan untuk pembangunan bandar udara Sepinggan dan AAP Samarinda. Untuk pembangunan transportasi laut membutuhkan biaya Rp1,37 triliun. Uang itu untuk membangun terminal, pengembangan dan rehabilitasi dermaga. “Kami juga akan subsidi operasional, penetapan traffic, dan separation scheme. Lalu pengembangan telekomunikasi dan fasilitas lainnya,” urai Djoko. (Baca juga: Badan Otorita Ibukota Baru Bakal Dibentuk Bulan Depan)

Adapun pembangunan transportasi perkeretaapian, sambung dia, membutuhkan biaya Rp209,9 triliun. Anggaran itu untuk membangun stasiun kereta api, subway, jalur kereta api hingga kereta listrik. Lalu, Rp4,07 miliar akan dipakai untuk pengembangan transportasi darat. Rinciannya, untuk membangun halte, terminal, bus air, pelabuhan penyeberangan, dan kelengkapan jalan. “Kami juga akan membuat amphibi bus. Agar bisa dipakai di air dan di darat. Kami juga akan bikin bandara VVIP,” imbuhnya.

Djoko menegaskan, alokasi anggaran itu baru perhitungan sementara dan belum termasuk biaya pembangunan bandara VVIP. “Angka ini masih sangat sementara menunggu hasil studi kelayakan dan rencana umum tata ruang ibu kota baru,” katanya.
(cip)
Berita Terkait
Paling Penting, 3 Kementerian...
Paling Penting, 3 Kementerian Ini Diboyong Duluan ke Ibu Kota Baru
Bangun Ibu Kota Baru...
Bangun Ibu Kota Baru di Kalimantan, Kementerian PUPR: Anggarannya Saja Belum Ada
Kejar Target Ngantor...
Kejar Target Ngantor di IKN Tahun 2024, Kementerian Digabung di Satu Gedung
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Gedung Kementerian Bakal...
Gedung Kementerian Bakal Disewakan, Cari Duit Buat Pindah Ibu Kota Baru?
Menteri PPN: Ibu Kota...
Menteri PPN: Ibu Kota Baru Dibangun untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Kawasan Timur
Berita Terkini
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Infografis
Daftar 7 Wakapolda Baru...
Daftar 7 Wakapolda Baru Pilihan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo  
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved