alexametrics

Indonesia Visionary Leader

Wali Kota Solok Lakukan Pendekatan Religius untuk Wujudkan Visinya

loading...
Wali Kota Solok Lakukan Pendekatan Religius untuk Wujudkan Visinya
Wali Kota Solok Zul Elfian dalam Indonesia Visionary Leader Season 6 yang diselenggarakan oleh SINDO Media di Gedung SINDO, Jakarta, Rabu (20/11/2019). Foto/SINDOphoto/Isra Triansyah
A+ A-
JAKARTA - Demi terwujudnya masyarakat Kota Solok yang beriman, bertaqwa, dan sejahtera menuju kota perdagangan, jasa serta pendidikan yang maju dan modern, Wali Kota Solok Zul Elfian pun telah menyiapkan beberapa misi untuk mendukung visinya itu.

Salah satu misinya yakni mewujudkan Kehidupan masyarakat yang berlandaskan ABS-SBK “Syara’ Mangato Adaik Mamakai”. Hal itu disampaikan Zul Elfian dalam Indonesia Visionary Leader Season 6 yang diselenggarakan oleh SINDO Media di Gedung SINDO, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

"Karena masyarakat Kota Solok masyarakat yang agamis maka kita melakukan pendekatan secara religius, dimana jika masyarakat betul-betul melaksanakan ibadahnya dengan baik maka pasti masyarakat akan bekerja dengan baik dan menghasilkan inovasi kreatif yang muncul," ujar Zul Elfian.



Visi misi itupun didukung dengan berbagai terobosan dalam mewujudkan Kota Serambi Madinah antara lain Safari Fajar, Magrib Mengaji, Pembangunan Sarana Ibadah dengan APBD murni dan event-event bernuansa Islami.

Untuk Magrib Mengaji, yakni program yang menganjurkan kepada masyarakat untuk mengisi waktu sehabis Salat Maghrib sampai Salat Isya dengan membaca Alquran.

Sedangkan Safari Fajar salah satu bagian program keagamaan Kota Solok menuju Kota Beras Serambi Madinah. Kegiatan ini dimulai dengan salat subuh berjamaah dilanjutkan dengan dialog dengan jamaah dan dilakukan setiap hari Jumat, secara bergiliran dari satu masjid ke masjid lainnya yang dipimpin langsung oleh wali kota.

Untuk event-event bernuansa Islami antara lain, Festival Serambi Madinah akan melombakan empat cabang di antaranya Tahfidz Hadist, Pemilihan Da'i Cilik (Pildacil), Bintang Qasidah dan Qasidah Rebbana.

Lalu MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat. Melalui MTQ diharapkan dapat meningkatkan ketaqwaan dan amal kebaikan menuju Solok Kota Beras Serambi Madinah.

Tak hanya itu, juga dilaksanakan program pembangunan sarana ibadah dengan menggunakan APBD bertujuan untuk meningkatkan motivasi masyarakat dalam mendukung program kembali ke masjid. Program ini merupakan perwujudan dari misi kepala daerah untuk menciptakan
Kota Solok Serambi Madinah.

Selain menjadikan masyarakat yang beriman dan bertaqwa, Zul Elfian juga mewujudkan penyelenggaraan tata pemerintahan yang baik dan bersih serta reformasi birokrasi dalam misi lainnya. Dimana capaian pengelolaan Pemerintah Kota Solok dihasilkan dengan baik, yakni
nilai evaluasi akuntabilitas kinerja Pemerintah (AKIP) B, nilai evaluasi penyelenggaraan pemerintah daerah (EKPPD) sangat tinggi, indeks e-government 2, tingkat kematangan implementasi SPIP level 3, dan opini WTP tiga tahun berturut-turut.

"Alhamdulillah kita opini WTP tiga tahun berturut-turut," ungkapnya.

Untuk capaian indikator makro tahun 2018 antara lain Pertumbuhan ekonomi 5,85%, indeks pembangunan manusia (IPM) 77,89, angka kemiskinan 3,3% dan angka harapan hidup 73,14 tahun.

"Sampai sekarang kendaraan dinas baru tidak digunakan, karena saya berjanji akan menurunkan angka kemiskinan di Kota Solok dahulu," tuturnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak