alexametrics

Bomber Pakai Jaket Ojol, Istana Minta Aparat Lebih Waspada

loading...
Bomber Pakai Jaket Ojol, Istana Minta Aparat Lebih Waspada
Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko mengatakan, bisa saja jaringan terorisme itu membeli jaket ojol atau menyamar. (Foto/SINDOphoto)
A+ A-
JAKARTA - Peristiwa teror bom bunuh diri di Markas Polrestabes Medan, Jalan HM Said, Sumatera Utara, sekitar pukul 08.45 WIB tadi, menjadi perhatian banyak pihak. Terlebih, pelaku teror bom bunuh diri tersebut menggunakan atribut ojek online (ojol).

(Baca juga: Bom Bunuh Diri di Medan Jadi Ujian Berat Jokowi)

Menanggapi hal itu, Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko mengatakan, bisa saja jaringan terorisme itu membeli jaket ojol atau menyamar.



"Intinya mereka juga mempelajari kebiasaan-kebiasan kita dan mereka juga mencari teknik masuk ke suatu tempat, agar tidak dicurigai dan seterusnya," ujar Moeldoko di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2019).

Maka itu, mantan panglima TNI itu meminta semua aparat keamanan untuk lebih waspada. Dia berharap, peristiwa itu tidak boleh terulang kembali ke depannya.

"Tapi kan begini mereka juga pasti melihat kebiasaan-kebiasaan dari satuan itu dalam menjalankan kegiatan hariannya. Untuk itu mereka bisa menyamar dan seterusnya. Nah ini juga modus-modus ini harus betul-betul dikenali dengan baik oleh seluruh aparat," katanya.

Dia pun menilai, tidak ada yang kecolongan dalam peristiwa teror bom bunuh diri di Markas Polrestabes Medan itu.

"Ini mengindikasikan bahwa kita semuanya harus memiliki pemikiran yang sama bahwa memang benar terjadi di tengah-tengah kita. Saat ini paham radikal itu tidak bisa dikesampingkan," imbuhnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak