Panelis ke Pahala Nainggolan: Apa Kontribusi Anda Terhadap Kehancuran KPK?
Rabu, 18 September 2024 - 13:11 WIB
loading...
Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan menjalani tes wawancara calon pimpinan KPK periode 2024-2029. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Deputi Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) Pahala Nainggolan menjalani tes wawancara calon pimpinan KPK periode 2024-2029. Panelis menanyakan Pahala terkait kondisi yang ada di lembaga antirasuah tersebut.
Mulanya, mantan Ketua KPK Taufiequrachman Ruki mempertanyakan masa lama jabatan Pahala di KPK. Ruki kemudin menanyakan kontribusi Pahala dalam keterpurukan KPK saat ini. “Apa kontribusi Anda terhadap kehancuran KPK?” tanya Ruki kepada Pahala, Rabu (18/9/2024).
Pahala kemudian menjelaskan permasalahan yang terjadi di KPK. Dia menilai yang menjadi masalah saat ini yakni tata kelola manajemen.
Baca juga: Tes Wawancara Capim KPK, Johanis Tanak Dicecar Kode Etik dan Kasus Chat dengan Pejabat ESDM
“Yang saya pikir begitu dan itu yang bikin saya maju. Sebenarnya saya bisa bikin KPK lebih baik lagi harusnya, tapi saya pikir dari manajemen organisasi dari budaya organisasi, saya kan pernah menjalani lima tahun jilid Pak Ruki 2 bulan, jilid Pak Agus, memang yang 5 tahun terakhir beda jauh,” jawab Pahala.
Secara moral, kata Pahala dirinya ikut bertanggung jawab dalam keterpurukan KPK. Hal itu menjadi alasannya untuk memperbaiki KPK ke depannya. “Jadi kalau anda terpilih anda yakin bisa rebuild terhadap kerusakan KPK yang saat ini terjadi?” tanya Ruki.
Baca juga: Hari Kedua Tes Wawancara Capim KPK, Johanis Tanak Jadi yang Pertama
Mulanya, mantan Ketua KPK Taufiequrachman Ruki mempertanyakan masa lama jabatan Pahala di KPK. Ruki kemudin menanyakan kontribusi Pahala dalam keterpurukan KPK saat ini. “Apa kontribusi Anda terhadap kehancuran KPK?” tanya Ruki kepada Pahala, Rabu (18/9/2024).
Pahala kemudian menjelaskan permasalahan yang terjadi di KPK. Dia menilai yang menjadi masalah saat ini yakni tata kelola manajemen.
Baca juga: Tes Wawancara Capim KPK, Johanis Tanak Dicecar Kode Etik dan Kasus Chat dengan Pejabat ESDM
“Yang saya pikir begitu dan itu yang bikin saya maju. Sebenarnya saya bisa bikin KPK lebih baik lagi harusnya, tapi saya pikir dari manajemen organisasi dari budaya organisasi, saya kan pernah menjalani lima tahun jilid Pak Ruki 2 bulan, jilid Pak Agus, memang yang 5 tahun terakhir beda jauh,” jawab Pahala.
Secara moral, kata Pahala dirinya ikut bertanggung jawab dalam keterpurukan KPK. Hal itu menjadi alasannya untuk memperbaiki KPK ke depannya. “Jadi kalau anda terpilih anda yakin bisa rebuild terhadap kerusakan KPK yang saat ini terjadi?” tanya Ruki.
Baca juga: Hari Kedua Tes Wawancara Capim KPK, Johanis Tanak Jadi yang Pertama
Lihat Juga :